Bekasi Regency Normalisasi Pemerintah Sungai Setelah Mengontrol Bangunan Ilegal

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 14:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi Regency (-) – Pemerintah Bekasi Regency, Jawa Barat tahun ini melakukan kegiatan normalisasi dalam total 65 bank sungai setelah menyelesaikan bangunan ilegal sebagai upaya untuk menangani kekeringan dan bencana banjir.

Kepala Kantor Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bekasi Bina Marga Office, Henri Lincoln, mengatakan bahwa proyek kerja normalisasi sungai tahun ini tersebar di 13 sub -distrik dengan berbagai kemajuan pekerjaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai Mei 2025, kemajuan normalisasi telah mencapai 40 persen, beberapa lokasi telah selesai,” katanya di Bekasi Regency, Jumat.

Baca Juga: Buang -buang Bangunan Liar Diangkut, Melakukan Bekasi Bendungan Bekasi Bekasi

Dia mengatakan koordinasi intensif terus dilakukan dengan Unit Polisi Polisi Sipil Bekasi Regency terkait dengan kegiatan mengendalikan bangunan ilegal yang didirikan di sepanjang tepi sungai untuk mengoptimalkan pekerjaan normalisasi.

“Kami tidak dapat menormalkan jika masih ada bangunan ilegal di sisi tanggul. Saat ini ada kegiatan yang telah selesai, sedang berlangsung, ada juga yang masih menunggu proses oleh Satpol PP sesuai dengan prosedur operasi standar,” katanya.

Tahun ini, tahun ini menjadwalkan 120 kegiatan infrastruktur termasuk pembangunan plester, pelebaran jalan dan drainase, berdasarkan dekrit bupati bekasi.

Baca Juga: Bogor Bupati: Normalisasi Sungai Cileungsi-Cikeas dalam Kolaborasi

“Dari jumlah tersebut, 65 di antaranya adalah kegiatan normalisasi sungai. Kami melakukan kegiatan ini bersama dengan Satpol PP karena urusan mengendalikan bangunan ilegal bukanlah otoritas kami,” katanya.

Reporter: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Zaenal Abidin
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB