Kementerian Sosial Membantu Rehabilitasi Sosial Disabilitas Lansia Samarinda

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

… Saya senang bisa bertemu dengan semua penerima manfaat, anak -anak tercinta dengan disabilitas, dan nyonya dan nyonya

Samarinda (-) – Kementerian Urusan Sosial (Kementerian Sosial) mendistribusikan bantuan rehabilitasi sosial (perhatian) untuk 20 penerima manfaat di Samarinda. Bantuan ini ditujukan untuk 10 penyandang disabilitas dan 10 lansia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial Fatma Saifullah Yusuf di Samarinda, Jumat, menyatakan kesenangannya untuk bertemu langsung dengan penerima manfaat.

“Saya senang bisa bertemu dengan semua penerima manfaat, anak -anak tercinta dengan cacat, dan nyonya dan nyonya,” katanya selama distribusi bantuan melalui Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Yogyakarta.

Bantuan yang disampaikan termasuk paket kebersihan pribadi, kursi roda standar, bahan makanan, pemenuhan nutrisi, peralatan tidur, tongkat tiga kaki, dan bantuan dalam meningkatkan pendapatan dalam bentuk modal bisnis padi kuning dan tofu tek-tek.

Baca Juga: Kementerian Sosial dan BPS Sinergi DTSEN untuk kuartal kedua bantuan sosial

Pada kesempatan ini, Fatma Saifullah Yusuf juga menyebutkan rencana untuk mendirikan rumah terapi untuk anak -anak penyandang cacat di Samarinda.

“Mudah -mudahan itu bisa membuat rumah terapeutik bagi para penyandang cacat. Karena jika Anda masih kecil, itu lebih mudah diobati,” katanya.

Dia menambahkan bahwa Pusat Rehabilitasi Kementerian Sosial untuk Kementerian Sosial dapat memberikan bantuan peralatan terapeutik jika ada ruang khusus untuk rumah terapi yang disediakan oleh pemerintah daerah.

Sementara itu, pemerintah Kota Samarinda sedang berusaha menyiapkan ruang khusus untuk terapi rehabilitasi sosial untuk para penyandang cacat.

Baca Juga: Hari Posyandu Nasional menekankan pentingnya transformasi kelembagaan

Penjabat Kepala (Penjabat) Kepala Layanan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Samarinda City Achmad Fauzi Irawan mengungkapkan bahwa penyediaan peralatan terapeutik akan mendapat dukungan dari Kementerian Urusan Sosial (Kementerian Urusan Sosial).

“Peralatan akan disediakan oleh Kementerian Sosial. Mudah -mudahan, dengan kami mempersiapkan ruangan, itu dapat segera direalisasikan,” kata Achmad Fauzi sambil menemani istrinya menteri sosialnya Fatma Saifullah Yusuf.

Mengenai target waktu penyelesaian ruang terapeutik, Achmad Fauzi berharap dapat dilakukan sesegera mungkin.

Baca juga: Seruni dan Dekranas mendukung pemberdayaan perempuan di balik jeruji besi

Selain itu, Fauzi mengkonfirmasi bahwa ia akan menyampaikan pengembangan persiapan ruang terapeutik ini kepada kepemimpinan. Dukungan peralatan dari Kementerian Sosial diharapkan untuk mempercepat proses penyediaan fasilitas yang diperlukan oleh para penyandang cacat di Kota Samarinda.

Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor: Bernadus Tokan
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB