Desain Majelis Masyayikh Standar Kualitas Pendidikan Tinggi Pesantren

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 03:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marhalah Tsaniyah (S2) dan Marhalah Tsalitsah (S3) (S3) Standar kualitas bukan hanya formalitas administratif, tetapi upaya sistematis untuk memastikan bahwa lulusan Ma'had Aly memiliki kedalaman sains, ketajaman metodologi …

Jakarta (-) – Majelis Masyayikh dan Kementerian Agama (Kemenag) sedang merancang Standar Kualitas Pendidikan Tinggi Pesantren Doktor, dalam komitmennya untuk menetapkan pendidikan pesantren sebagai bagian integral dari sistem pendidikan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Marhalah Tsaniyah (S2) and Marhalah Tsalitsah (S3) (S3) quality standards are not just administrative formalities, but systematic efforts to ensure that Ma'had Aly graduates have the depth of knowledge, the sharpness of methodology, and the readiness of the Makidmat, in a dynamic global community,” said Secretary of the Muhyiddin Khiyayikh Muhyiddin Khotib di Jakarta, Sabtu.

Menurutnya, Majelis Masyayikh sebagai lembaga independen dan independen memiliki wewenang untuk merumuskan dan membangun sistem penjaminan kualitas pendidikan pesantren.

Majelis Masyayikh mengambil langkah -langkah strategis untuk memperkuat pendidikan pesantren melalui persiapan standar kualitas pascasarjana, lembaga, kerangka kerja dasar dan struktur kurikulum Marhalah Tsaniyah (S2) dan Marhalah Tsalitsah (S3) Ma'had Aly.

Baca Juga: Masyayikh: Sistem Jaminan Kualitas Mempersiapkan Tantangan Wajah Pesantren

“Ini adalah bagian dari tanggung jawab agama yang diwarisi dari generasi ke generasi,” katanya.

Dia menjelaskan arah utama persiapan standar kualitas ini adalah untuk mempertahankan kesinambungan dan keunggulan. Rancangan standar kualitas yang disiapkan nanti, juga akan mencakup standar pendidikan (Tarbiyah), standar kerja ilmiah (Bahts), dan standar layanan masyarakat (Khidmah) kepada publik.

“Persiapan standar kualitas ini bertujuan untuk membangun kerangka dasar minimum yang menjamin integritas akademik, kedalaman ilmiah, dan relevansi sosial lulusan Ma'had Aly, bukan untuk seragam antar lembaga,” katanya.

Direktur Jenderal Kementerian Pendidikan Islam Agama Amien Suyitno menekankan pentingnya mengembangkan standar pendidikan pesantren nasional yang lengkap.

Baca Juga: Dewan Masyayikh: Jaminan Kualitas memastikan lulusan pesantren yang diakui

Menurutnya, standar kualitas nasional untuk Ma'had Aly harus diatur berdasarkan karakteristik pesantren, tidak semata -mata mengikuti standar umum yang saat ini berada di lembaga tersier.

“Majelis Masyayikh memiliki wewenang penuh dalam menentukan standar kualitas pesantren. Kami akan merumuskan ini menjadi peraturan resmi,” katanya.

Dia menggarisbawahi keunggulan khas Ma'had Aly yang tidak dimiliki oleh pendidikan tinggi umum.

“Keunggulan Ma'had Aly terletak pada kedalaman penguasaan Kitab Turat, sistem Talaqqi, dan Sanad ilmiah yang membuatnya berbeda dari program studi di Ptkin (State Islamic Religius College) atau lembaga umum tersier,” kata Suyitno.

Baca Juga: Wamenag: Synergy Mahad Aly dan Ptkin dapat meningkatkan input siswa

Reporter: ASEP Firmansyah
Editor: Risbiani Fardaniah
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB