Pramono berharap mobil unit pelatihan dapat menjadi ketentuan bagi penduduk untuk mencari pekerjaan

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penduduk kemudian yang mengambil bagian dalam pelatihan akan mendapatkan sertifikat dan dapat digunakan untuk mencari pekerjaan

JAKARTA (-) – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo berharap bahwa kehadiran mobil unit pelatihan (MTU) di sejumlah wilayah Jakarta dapat digunakan oleh penduduk serta ketentuan untuk mencari pekerjaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pramono mengunjungi MTU langsung di Rusunawa KS Tubun, Jakarta Barat dan mengaku terkesan dengan pelatihan yang disediakan mulai dari makeup, menjahit, hingga desain.

“Ini benar -benar program yang dibutuhkan di tanah. Mengapa ini salah satu prioritas saya dalam 100 hari pertama? Jadi ini dapat memberikan manfaat bagi penduduk yang belum beruntung, belum berhasil,” kata Pramono di Jakarta Barat, Jumat.

Baca Juga: Warga Jakarta Selatan dapat bergabung dengan pelatihan katering dan pengelasan listrik

Pramono mengatakan bahwa penduduk kemudian yang mengambil bagian dalam pelatihan akan mendapatkan sertifikat dan dapat digunakan untuk mencari pekerjaan.

Pramono juga menyatakan dukungannya untuk program MTU. Dia mengatakan pemerintah provinsi DKI Jakarta akan menyediakan modal untuk program ini.

“Warga hanya satu masalah, modal. Saya memberi tahu mereka, yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah hanyalah membantu. Tidak mungkin memberikan gratis, tetapi membantu modal semurah mungkin. Apakah dengan Program Kredit Bisnis Rakyat (KUR) atau lainnya,” jelas Pramono.

Baca Juga: Rano meminta Camat dan Lurah untuk memperkuat rencana pelatihan kerja

Pada kesempatan yang sama, kepala tenaga kerja DKI Jakarta, Kantor Transmigrasi, dan Energi (Kadisnakertransgi), Nugroho Hari menjelaskan bahwa orang -orang yang dapat berpartisipasi dalam pelatihan di MTU adalah mereka yang memiliki KTP Jakarta.

Kata Hari, MTU akan didistribusikan ke lima wilayah Jakarta dan akan pindah.

“Kami telah berlari hampir 40 persen dari program MTU, yang kemudian 60 persen akan berada di desa RPtra Rusun dan tempat -tempat yang diizinkan untuk diberikan pelatihan,” kata Hari.

Hari mengatakan Rusunawa KS Tubun adalah langkah pertama ternyata kepentingan penduduk sangat besar terlihat dari jumlah peserta yang meningkat dari 2.300 orang pada tahun 2024 menjadi 2.700 orang saat ini.

Baca Juga: Pelatihan Berbasis Kompetensi Rano Call Hanya untuk Penduduk DKI

Untuk orang -orang yang ingin mendaftar, mereka dapat membuat surat aplikasi dari RT/RW, Organisasi Pemuda, Lurah, dan Camat.

Kemudian surat aplikasi diserahkan ke kantor tenaga kerja DKI Jakarta, transmigrasi dan energi (disnakertransgi).

Kemudian, para peserta akan menghadiri pelatihan di MTU selama 20 hari.

Baca Juga: Ratusan Orang Mengikuti Pelatihan Kerja Berbasis Kompetensi

“Setelah surat itu akan dibuat, kami akan memeriksa lokasi nanti, maka kami akan membuatnya Penilaian (Analisis) Kami segera menurunkan alat yang diminati di daerah tersebut. Jika di sini (rusunawa ks tubun), rata -rata ingin berada di bidang riasan. Jadi membuat surat aplikasi sangat sederhana dan gratis, “kata Hari.

Reporter: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Ganet Aerospace
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB