Menteri Pertanian Menegaskan Negara tidak lebih rendah dari mafia pangan

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) – Menteri Pertanian (Menteri Pertanian) dan Amran Sulaiman menekankan bahwa negara tidak akan pernah kalah terhadap mafia pangan karena pemerintah terus memperkuat pengawasan, menindak para pelaku kejahatan, dan memastikan distribusi makanan adil dan adil.

“Kami akan memeriksa. Negara tidak boleh kalah dari Mafia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Pertanian mengatakan bahwa tentang keanehan data stok beras di gudang beras Cipinang pada Mei 2025. Di mana, ada beras yang keluar untuk mencapai sekitar 11 ribu ton. Jumlah itu melonjak secara signifikan jika dibandingkan dengan tahun -tahun sebelumnya.

“Data dari Cipinang yang kami dapatkan tidak normal. Tidak normal. Orang yang biasanya keluar dari beras adalah 1.000 ton hingga 3.500 ton per hari. Tetapi ada satu hari selama 5 tahun, satu hari keluar 11.000 ton,” katanya.

Baca Juga: Gugus Tugas Makanan Siap Meningkatkan Kasing Anomali Data Beras di Cipinang

Menurut Menteri Pertanian, itu tidak normal, apalagi ada orang -orang yang menyatakan bahwa stok beras di Cipinang kurang. Sementara dia mendapat laporan jika standar penyimpanan di gudang mencapai 30.000 ton.

“Meskipun standarnya adalah 30.000 ton. Sekarang masih ada 46.000 ton setelah dimanipulasi data. Seharusnya 50.000 ton. Tapi tidak apa -apa, kami akan memeriksa. Kita mungkin tidak kehilangan mafia. Itu tegas,” kata Menteri.

Mengenai masalah ini, Menteri Pertanian mengklaim telah berkoordinasi dengan markas Kepolisian Nasional untuk menyelidiki hal ini.

Pewarta: Muhammad Halanianto
Editor: Zaenal Abidin
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB