Wakil Ketua Surabaya DPRD Respons terhadap Surat Lingkaran Pengaturan Parkir

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Pertama, saya menghargai rencana walikota untuk mengeluarkan surat edaran yang terkait dengan supermarket untuk menyediakan atau menyediakan pelayan parkir,”

SURABAYA (-) – Wakil Ketua Kota Surabaya DPRD Bahtiyar Rifai menanggapi rencana positif pemerintah Kota Surabaya yang akan mengeluarkan surat edaran (SE) walikota yang terkait dengan tempat untuk memiliki tempat parkir dan petugas parkir gratis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pertama, saya menghargai rencana walikota untuk mengeluarkan surat edaran yang terkait dengan supermarket untuk menyediakan atau menyediakan pelayan parkir,” kata Bahtiyar Rifai di Surabaya pada hari Selasa.

Dia mengatakan, bahwa ada sosialisasi besar -besaran kepada aktor bisnis di Surabaya terkait dengan penerbitan SE.

“Tapi saya berharap akan ada sosialisasi kepada pengusaha terkait. Saya berharap bahwa di masa depan itu tidak hanya akan menjadi supermarket, tetapi semua aktor bisnis akan menghilangkan parkir. Selama perusahaan membayar pajak parkir di kota Surabaya,” kata Bahtiyar Rifai.

Dengan penyediaan staf parkir di tempat bisnis, penyerapan tenaga kerja di Surabaya menjadi terbuka dan mengurangi pengangguran di kota Surabaya.

“Dengan penyediaan staf parkir, akan ada pekerjaan secara otomatis untuk penduduk Surabaya. Kemudian dapat terlibat dalam keberhasilan SE walikota,” kata Bahtiyar Rifai.

Bahtiyar mengatakan bahwa dengan SE, mereka kemudian dapat mengekang pungutan ilegal yang tidak memasuki pendapatan asli regional (PAD) dari biaya parkir.

“Selama waktu ini di lapangan masih ada elemen yang menggunakannya untuk menarik lagi. Kami tidak tahu tarikan untuk siapa, apakah untuk individu, individu, apakah akan aktor bisnis,” katanya.

Dia mengatakan, langkah -langkah Walikota Surabaya Eri Cahyadi sesuai untuk dikendalikan.

“Apa yang jelas, sosialisasi ini penting sehingga bisnis dapat menerjemahkan apa yang diharapkan walikota,” katanya.

Khususnya untuk pelayan parkir itu sendiri, Bahtiyar berharap bahwa penduduk Surabaya akan diprioritaskan untuk direkrut. Selain itu, petugas parkir juga akan memiliki tugas melakukan pengawasan, menjaga dan juga mengatur parkir.

“Karena mereka juga dibayar dari perusahaan, setelah semua itu adalah bagian dari layanan pelanggan. Selain menulis di dinding bebas parkir. Saran, mungkin di rompi mereka juga ditulis bebas dari parkir,” katanya.

Reporter: Indra Setiawan
Editor: Agus Setiawan
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB