Kemendiktisaintek mengundang Bem sehingga pengemudi program siswa memiliki dampak

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Surabaya (-) – Direktorat Penelitian dan Layanan Masyarakat (DPPM) Jenderal Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktistek) mengundang Dewan Eksekutif Mahasiswa (BEM) untuk menjadi pendorong utama dalam program siswa.

“Surabaya adalah kota kedua dalam serangkaian dampak sosialisasi program mahasiswa,” kata staf khusus Menteri Tata Kelola Institusional, Fidela Marwa Huwaida selama bimbingan teknis dalam penulisan proposal program Kosabangsa dan dampak sosialisasi mahasiswa yang diadakan di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Selasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menekankan pentingnya peran aktif BEM dalam merancang dan menjalankan program layanan masyarakat kolaboratif dan multidisiplin.

Baca Juga: Wamendiktisaintek: Kampus Harus Mengembangkan Empati Mahasiswa

“Program ini diharapkan menjadi forum untuk diri sendiri, terutama manajemen BEM agar dapat berkontribusi langsung melalui layanan masyarakat,” katanya.

Dia menambahkan bahwa di tengah -tengah kompleksitas tantangan pembangunan nasional, siswa tidak hanya menjadi bagian dari narasi perubahan, tetapi juga aktor penting dalam proses transformasi sosial.

“Pengetahuan yang diperoleh di kampus harus dapat menyentuh masalah nyata di masyarakat. Kami percaya, perubahan besar dimulai dari langkah -langkah kecil yang diambil bersama -sama,” katanya.

Pengulas Layanan Masyarakat untuk Direktorat Komunitas DPPM Jenderal Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan, Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi dalam sesi panduan teknis menggarisbawahi pentingnya peran siswa dalam menanggapi masalah sosial di berbagai wilayah.

“Ketika datang ke masalah masyarakat, siswa nomor satu. Mereka adalah orang pertama yang pindah ketika ada hal -hal yang tidak tepat,” katanya.

Dia menjelaskan tema -tema pelayanan masyarakat yang dapat dibawa, termasuk pendidikan, pertanian, kesehatan, peternakan, mitigasi bencana, dan seni budaya.

Program ini juga memprioritaskan bidang strategis, seperti ketahanan pangan, energi, dan kesehatan sesuai dengan delapan bidang fokus Rencana Induk Penelitian Nasional (RIRN) 2017-2045.

Fokus lainnya termasuk ekonomi hijau, ekonomi biru, cibiran diri makanan, dan peningkatan infrastruktur dasar.

Baca Juga: Lldikti Wilayah X: Kampus memiliki dampak penting pada kemajuan pendidikan

Baca Juga: Wamendiktsaintek: Kita Membutuhkan “Teknologi Tinggi” dan “Etik Tinggi”

Kanselir Untag Surabaya Prof. Mulyanto Nugroho menyambut baik implementasi kegiatan tersebut dan menilai bahwa program siswa memiliki dampak sejalan dengan semangat kampus merah dan putih.

Dia mengungkapkan bahwa tahun ini partainya mengirim sekitar 1.800 siswa untuk menghadiri kuliah kerja nyata (KKN) yang terintegrasi dengan program layanan masyarakat.

“Program Layanan Masyarakat Untag Surabaya adalah 140 jam untuk pekerjaan nyata di desa, baik dalam hal teknologi dan kewirausahaan. Siswa yang mengambil bagian dalam program siswa juga akan dikonversi menjadi program KKN,” katanya.

Reporter: Willi Irawan
Editor: Endang Sukarelawati
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB