Saluran Urusan Sosial IDR 384 juta untuk para korban

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIREBON (-) – Kementerian Sosial (Kementerian Sosial) menyalurkan bantuan senilai RP384 juta kepada para korban tanah longsor di area pertambangan Cirebon Kuda Cirebon Mountain Cirebon, Jawa Barat.

Wakil Menteri Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengatakan bantuan diberikan kepada keluarga atau pewaris 21 korban tewas dan 11 korban terluka dalam bentuk uang tunai, bahan makanan dan nutrisi dasar untuk penduduk lain yang terkena dampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Total bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial senilai RP384 juta. Bantuan telah diterima secara langsung oleh perwakilan keluarga,” kata Agus di Bobos Cirebon Village, Selasa.

Dia menyebutkan bahwa selain bantuan tunai, Kementerian Sosial akan menyiapkan langkah -langkah lebih lanjut bagi penduduk yang kehilangan mata pencaharian karena kejadian ini.

Baca Juga: Wamensos Pastikan Pemerintah menghadirkan tanah longsor di Gunung Kuda

Baca Juga: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Mengevaluasi Total Tambang Tanah Longsor di Cirebon

Ia telah meminta Layanan Sosial Kabupaten Cirebon (DINSOS) untuk menyiapkan penilaian lebih lanjut.

Khususnya untuk keluarga yang kehilangan kepala rumah tangga, Kementerian Sosial akan mempertimbangkan dukungan lebih lanjut jika penilaian tersebut ditemukan sebagai kebutuhan mendesak.

“Terutama jika ada tanggungan anak dan istri yang harus dibantu oleh negara,” katanya.

Selain itu, ia menganggap bahwa area penambangan kuda gunung adalah zona merah yang telah berulang kali mengalami tanah longsor.

Menurutnya, langkah evaluasi yang komprehensif pada operasi penambangan harus segera dilakukan, mengingat risiko keselamatan warga.

“Telah ada tanah longsor yang diulang, kadang -kadang satu, dua orang meninggal. Namun, kali ini 21 nyawa hilang. Yaitu, ini bukan peristiwa biasa. Harus ada evaluasi,” katanya.

Agus menekankan bahwa pemerintah pusat tidak akan mengizinkan warga negara, terus-menerus bergantung pada sektor berisiko tinggi tanpa perlindungan.

Meski begitu, ia menyatakan bahwa otoritas evaluasi dan penutupan tambang ada di tangan pemerintah daerah, dan Kementerian Sosial siap mendukung penanganan dampak sosial.

“Negara berusaha memberikan pekerjaan kepada orang -orangnya dengan program yang sedang disusun oleh Presiden Prabowo. Jangan khawatir, kami memikirkan solusinya,” katanya.*

Baca Juga: Tim SAR fokus pada menemukan empat korban di titik kiri tanah longsor Horseshoe Mountain

Baca Juga: BNPB: Tanah Longsor dalam Kecelakaan Pekerjaan Cirebon Bukan Bencana Alam

Reporter: Fathnur Rohman
Editor: Erafzon Saptiyulda As
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB