BKPM memastikan Apple Airtag Factory masih dibangun meskipun ada tarif Trump

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Target pasar menurut saya bukan untuk Amerika Serikat. Karena jika dia dibuat di Indonesia maka pasar ke Amerika, logistiknya mahal

JAKARTA (-) – Kementerian Investasi dan Dewan Koordinasi Investasi Hilir/Investasi (BKPM) menyatakan bahwa pabrik Airtag yang dimiliki oleh perusahaan teknologi raksasa, Apple, yang berlokasi di Batam, masih dibangun, meskipun tarif impor akan dilaksanakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wakil untuk promosi investasi Kementerian Investasi dan Hilir/BKPM Nurul Ichwan bertemu di Jakarta pada hari Selasa bahwa ini karena produk Airtag yang diproduksi di Batam memiliki target pasar bukan ke Amerika Serikat.

“Target pasarSaya pikir ini bukan untuk Amerika Serikat. Karena jika dia dibuat di Indonesia nanti pasar Bagi Amerika, logistiknya mahal, “katanya.

Dia percaya bahwa meskipun potensi pasar Airtag diproduksi di dalam negeri ke pasar AS, potensi ekspor ke negara -negara selain Amerika Serikat masih besar.

“Menurut saya pasar Di luar Amerika masih sangat besar untuk bisamemasok Dengan produk dari Batam, “katanya lagi.

Selain itu, Nurul Ichwan mengatakan perusahaan juga telah membeli tanah di Batam yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi pabrik manufakturnya.

Selain itu, salah satu pejabat Apple juga telah menyatakan komitmen kuat untuk membangun pabrik di Indonesia.

“Salah satu Papan Dari Direktur, saya telah bertemu dengan Tuan Menteri Rosan, dan dia Menjamin Itu untuk Airtag itu pasti akan dibangun di Indonesia, “katanya.

Menteri Investasi dan Hilir/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan pabrik vendor Apple telah mulai dibangun di Batam, di mana vendor akan memasok 65 persen kebutuhan udara di seluruh dunia.

Menurutnya, investasi itu bernilai 1 miliar dolar AS atau setara dengan Rp16 triliun, dengan potensi penciptaan lapangan kerja hingga 2.000 orang. Investasi akan terus didorong sampai dapat mencapai 10 miliar dolar AS. Pabrik vendor ditargetkan untuk diselesaikan pada awal 2026.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membuat ancaman keras bagi Apple, menuntut agar perusahaan teknologi memindahkan produksi iPhone ke Amerika Serikat atau menghadapi tarif impor 25 persen.

Melaporkan dari Tech Crunch, pernyataan ini muncul beberapa hari setelah mitra manufaktur utama Apple, Foxconn, mengumumkan investasi 1,5 miliar dolar AS untuk memperluas operasinya di India.

Apple sedang mencoba memindahkan beberapa produksi perangkat kerasnya ke India, mengikuti ketidakpastian dalam hubungan perdagangan antara AS dan Cina selama masa kepresidenan Trump.

Dalam Laporan Penghasilan Konferensi awal bulan ini, CEO Apple Tim Cook menyatakan bahwa mayoritas iPhone yang dijual di Amerika Serikat di masa depan akan datang dari India.

Baca Juga: Indonesia Tujuan untuk Investasi IDR 2.967 T Dorongan Produksi Listrik

Baca Juga: BKPM Mengungkapkan Farmasi dan Ekraf memiliki kesempatan untuk menarik investasi di Bali

Baca juga: Kadin menekankan sinergi dengan pemerintah daerah untuk langkah investasi

Reporter: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Faisal Yunianto
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB