Kami memastikan dukungan logistik, mayat, dan kompensasi untuk ahli waris akan segera diberikan
Jakarta (-) – Menteri Urusan Sosial (Menteri Sosial) Saifullah Yusuf menanggapi dengan cepat tanah longsor di tambang batu alam Galia C Gunung Kuda, Desa Bobos, Distrik Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat dengan menyiapkan serangkaian bantuan untuk kompensasi para korban.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada hari Sabtu, Menteri Urusan Sosial menyampaikan kesedihan yang mendalam atas insiden itu dan memastikan bahwa negara itu hadir kepada para korban dan keluarga mereka.
“Kami menyatakan belasungkawa terdalam mereka kepada semua keluarga korban. Kementerian Urusan Sosial melalui jajaran di lapangan telah memobilisasi upaya maksimal dalam menangani bencana ini. Kami memastikan dukungan logistik, mayat, sampai kompensasi untuk ahli waris akan segera diberikan,” katanya.
Selain itu, ia mengatakan bahwa partainya juga telah memobilisasi tim Kabupaten Tagana Cirebon untuk melakukan penilaian, mendirikan dapur publik lapangan, dan mendukung proses evakuasi dan layanan untuk korban yang terkena dampak.
Baca Juga: Tim Evakuasi Bersama dari Tiga Mayat Korban Longsor Kuda Gunung
Dapur publik digunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik untuk petugas SAR gabungan yang masih mencari korban di tempat kejadian.
Menteri menjelaskan bahwa layanan sosial lokal dengan tim Tagana juga melakukannya pelacakanVerifikasi, dan validasi data pewaris pewaris korban meninggal atau yang terluka.
Ini juga terus mengumpulkan dokumen untuk mempercepat distribusi bantuan kompensasi dari pemerintah.
Data sementara yang dikumpulkan sampai Jumat sore (5/31) menemukan 13 orang tewas, 2 orang menderita cedera serius, dan 7 orang menderita luka ringan.
Baca Juga: Tim DVI dimobilisasi untuk identifikasi korban
Menteri mengatakan bahwa semua korban yang terluka sekarang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Regional Arjawinangun, Cirebon Regency.
Proses mencari korban yang mungkin masih dimakamkan oleh tanah longsor masih berlangsung, melibatkan berbagai elemen seperti tim sukarelawan SAR, TNI, Polri, dan lokal.
Dia menegaskan bahwa partainya akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memberikan intervensi yang diperlukan sesuai dengan otoritas.
Baca Juga: Legislator Mendorong Evaluasi Komprehensif C Kegiatan Penambangan di Jawa Barat
Reporter: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Sambas
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










