Kementerian Sosial menyiapkan kompensasi untuk korban tanah longsor cirebon

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami memastikan dukungan logistik, mayat, dan kompensasi untuk ahli waris akan segera diberikan

Jakarta (-) – Menteri Urusan Sosial (Menteri Sosial) Saifullah Yusuf menanggapi dengan cepat tanah longsor di tambang batu alam Galia C Gunung Kuda, Desa Bobos, Distrik Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat dengan menyiapkan serangkaian bantuan untuk kompensasi para korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada hari Sabtu, Menteri Urusan Sosial menyampaikan kesedihan yang mendalam atas insiden itu dan memastikan bahwa negara itu hadir kepada para korban dan keluarga mereka.

“Kami menyatakan belasungkawa terdalam mereka kepada semua keluarga korban. Kementerian Urusan Sosial melalui jajaran di lapangan telah memobilisasi upaya maksimal dalam menangani bencana ini. Kami memastikan dukungan logistik, mayat, sampai kompensasi untuk ahli waris akan segera diberikan,” katanya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa partainya juga telah memobilisasi tim Kabupaten Tagana Cirebon untuk melakukan penilaian, mendirikan dapur publik lapangan, dan mendukung proses evakuasi dan layanan untuk korban yang terkena dampak.

Baca Juga: Tim Evakuasi Bersama dari Tiga Mayat Korban Longsor Kuda Gunung

Dapur publik digunakan untuk memenuhi kebutuhan logistik untuk petugas SAR gabungan yang masih mencari korban di tempat kejadian.

Menteri menjelaskan bahwa layanan sosial lokal dengan tim Tagana juga melakukannya pelacakanVerifikasi, dan validasi data pewaris pewaris korban meninggal atau yang terluka.

Ini juga terus mengumpulkan dokumen untuk mempercepat distribusi bantuan kompensasi dari pemerintah.

Data sementara yang dikumpulkan sampai Jumat sore (5/31) menemukan 13 orang tewas, 2 orang menderita cedera serius, dan 7 orang menderita luka ringan.

Baca Juga: Tim DVI dimobilisasi untuk identifikasi korban

Menteri mengatakan bahwa semua korban yang terluka sekarang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Regional Arjawinangun, Cirebon Regency.

Proses mencari korban yang mungkin masih dimakamkan oleh tanah longsor masih berlangsung, melibatkan berbagai elemen seperti tim sukarelawan SAR, TNI, Polri, dan lokal.

Dia menegaskan bahwa partainya akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memberikan intervensi yang diperlukan sesuai dengan otoritas.

Baca Juga: Legislator Mendorong Evaluasi Komprehensif C Kegiatan Penambangan di Jawa Barat

Reporter: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Sambas
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB