Baznas Memberdayakan Mustahik di Trenggalek Melalui Balai Ternak

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Badan Zakat Amil Nasional (Baznas) meluncurkan Program Pusat Ternak Baznas di Trenggalek, Jawa Timur, untuk memberdayakan petani penerima (Mustahik) dan mengurangi kemiskinan di wilayah tersebut.

“Aula ternak ini adalah bentuk nyata dari manajemen zakat yang produktif untuk pemberdayaan. Melalui program ini, Mustahik tidak hanya diberi modal, tetapi juga pelatihan dan bantuan untuk menjadi bisnis ternak independen,” kata kepala Baznas Ri HR, Keuangan, dan Jenderal Nur Chamdani melalui informasi di Jakarta pada hari Kamis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chamdani mengatakan bahwa program ini menjadi salah satu strategi Baznas untuk membantu Mustahik keluar dari kemiskinan, melalui memberdayakan ekonomi berbasis ternak yang didanai dari zakat Muzaki.

Sejak dibentuk pada 26 November 2024, ia melanjutkan, Pusat Ternak Trenggalek telah memberdayakan 20 peternak, di mana Baznas membantu mendistribusikan 205 domba.

Baca Juga: Baznas Dipercayakan Kemiskinan di Mojokerto Melalui Program Pusat Ternak

“Bantuan yang didistribusikan adalah hasil dari perjuangan rekan kerja di Baznas, dan ini adalah bentuk akuntabilitas Baznas. Kami menunjukkannya langsung melalui program ini, bagaimana manfaat dan berkah Zakat ketika didistribusikan melalui baznas,” katanya.

Pemilihan Trenggalek sebagai lokasi program, kata Chamdani, didasarkan pada potensi lokal yang tinggi dalam pengembangan peternakan domba dan didukung oleh sumber daya alam dan manusia yang memadai.

Dia menjelaskan bahwa pengembangan Pusat Ternak Baznas di Trenggalek tidak hanya fokus pada pembesaran ternak, tetapi juga termasuk kultivasi silang antara domba lokal dan tipe superior seperti Cross Texel, Dorper F1, dan Cross Suffolk.

Selain itu, ia melanjutkan, program ini juga dilengkapi dengan rumah kompos untuk produksi pupuk padat dan cair, serta penerapan sistem pertanian terintegrasi untuk mendukung efisiensi dan keberlanjutan bisnis ternak.

Baca Juga: Baznas Memberdayakan Mustahik di Jepara melalui Program Balai Ternak

Chamdani berharap bahwa kolaborasi dan sinergi antara Baznas, pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Dia juga mengundang masyarakat untuk memenuhi zakat mereka melalui Baznss sebagai lembaga resmi.

“Semoga aula sapi ini akan menguntungkan kita, terutama dalam meningkatkan ekonomi masyarakat, terutama untuk Mustahik,” kata Nur Chamdani.

Sementara itu, Trenggalek Bupati Moch Nur Arifin menyatakan penghargaannya atas kehadiran Pusat Ternak Baznas. Dia menganggap program ini relevan dengan kebutuhan masyarakat pedesaan yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian dan ternak.

Dia berharap program ini dapat terus tumbuh dan diperluas ke daerah lain di Trenggalek. Pemerintah daerah, katanya, siap untuk bekerja sama sehingga Pusat Ternak tumbuh dan memberikan manfaat besar, serta menjadi solusi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pedesaan.

Baca Juga: Baznas Memberdayakan Mustahik di Kulon Progo Melalui Program Balai Ternak

“Mudah -mudahan melalui kerja sama ini, semakin banyak warga Trenggalek menyadari pentingnya persepuluhan dan menyalurkannya melalui baznas. Kita semua merasakan secara langsung manfaat Zakat, salah satunya tercermin dalam peluncuran Aula Ternak,” kata Moch Nur Arifin.

Reporter: Sean Filo Muhamad
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB