Polisi menelepon ada 11 korban tanah longsor kuda gunung yang tidak ditemukan

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dari informasi terbaru, ada 11 korban yang belum ditemukan. Ini berangkat dari laporan publik yang mengatakan bahwa anggota keluarga belum kembali

CIREBON (-) – Polisi regional Jawa Barat (Polisi Regional Jawa Barat) mengatakan bahwa sebanyak 11 korban dimakamkan oleh tanah longsor penambangan Ciral C di daerah gunung Cirebon Horse, Jawa Barat, sampai Sabtu (5/31) sore ini belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Polisi Regional Jawa Barat Inspektur Jenderal Rudi Setiawan di Cirebon pada hari Sabtu mengatakan jumlah korban berasal dari laporan warga yang kehilangan anggota keluarga mereka, setelah tanah longsor pada hari Jumat (5/30).

Menurutnya, proses pencocokan data dan karakteristik korban terus mempercepat pencarian.

“Dari informasi terbaru, ada 11 korban yang belum ditemukan. Ini berangkat dari laporan yang mengatakan bahwa anggota keluarga belum kembali,” katanya.

Saat ini personel bersama dari Polisi Nasional, TNI, Basarnas, BPBD, dan sukarelawan dikerahkan untuk operasi menyapu di daerah yang terkena dampak.

Baca Juga: Tim Gabungan melanjutkan pencarian korban yang dimakamkan oleh tanah longsor

Kapolda mengatakan bahwa total 400 personel bersama diturunkan, kemudian dibagi menjadi dua tim untuk mencapai beberapa poin rentan di Gunung Horse.

“Dari kemarin tim telah bekerja untuk mengevakuasi dan menyelamatkan para korban. Hari ini operasi berlanjut dengan distribusi dua tim,” katanya.

Dia mengatakan kondisi geografis tanah yang curam dan tidak stabil, menjadi tantangan dalam pencarian.

Namun, katanya, proses pencarian masih dilakukan dengan bantuan alat berat yang dikerahkan.

Baca Juga: Polisi Regional Jawa Barat Menyelidiki dugaan operasi operasi tambang di Mountain Kuda

Rudi memastikan bahwa semua elemen bersama, bekerja secara terkoordinasi dalam upaya untuk menemukan korban yang diduga dimakamkan.

Pos informasi juga telah dibuka untuk penduduk yang ingin melaporkan hilangnya anggota keluarga setelah insiden tersebut.

“Kami memiliki data dan meminta informasi tentang karakteristik korban untuk membantu mengidentifikasi. Kami memaksimalkan semua personel yang ada,” katanya.

Baca Juga: Personel Bawah Ad Angkatan Darat Membantu Evakuasi Korban Tanah Longsor Gunung Kuda

Baca Juga: BNPB: 10 Squids Meninggal Karena Tanah Longsor Gunung Kuda telah dievakuasi

Reporter: Fathnur Rohman
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB