Kelompok Amirulhaj Umrah Wajib di Baitullah

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 02:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alhamdulillah, (seri Umrah) berjalan lancar

MAKKAH (-) – Kelompok Amirulhaj yang dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar segera melaksanakan umrah harus tiba di Mekah pada hari Jumat (5/30/2025) pada 24,00 waktu Arab Saudi (adalah).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat melakukan wajib wajib, Nasaruddin disertai oleh Wakil Menteri Agama Naib Amirulhaj, Pastor R. Muhammad Syafi'i dan sejumlah anggota Amirulhaj, termasuk Muhadjir Effendy, Amirsyah Tambunan, Dudung Abdurachman, Arifatul Chouiria, Faizula dan Dudung.

Nasaruddin mengatakan bahwa pada saat kedatangan kelompok di Arab Saudi, Amirulhaj segera mengadakan pertemuan koordinasi dengan Kantor Urusan Haji Indonesia (KUH) di Jeddah.

“Sebelumnya, kami menerima informasi yang lebih komprehensif dari para petugas yang telah lama bertugas di sini,” kata Nasaruddin di Masjid Haram, Mekah.

Setelah pertemuan koordinasi, kelompok berangkat ke Mekah untuk memenuhi umrah wajib. Nasaruddin dan rombongannya memulai serangkaian ibadah dengan Tawaf di sekitar Kaaba tujuh kali, bergabung dengan jutaan penyembah dari seluruh dunia.

Selain itu, ia melakukan Sai antara Bukit Shafa dan Marwah tujuh kali, kemudian mengakhiri serangkaian umrah dengan tahalul, yang memotong beberapa helai rambut.

“Alhamdulillah, (serangkaian umrah) berjalan dengan lancar,” katanya.

Setelah Umrah, Nasaruddin dan rombongannya mengambil foto dengan para perwira haji yang siaga di daerah Masjid Haram.

Dilaporkan sebelumnya, kehadiran amirulhaj di Tanah Suci menandai dimulainya misi negara dalam mengawasi implementasi ziarah, terutama dalam memastikan layanan terbaik bagi para peziarah Indonesia.

Nasaruddin menyatakan bahwa pemerintah terus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi mengenai implementasi HAJJ 1446 H/2025 AD Dia menganggap bahwa komunikasi menghasilkan hasil positif.

“Prinsip -prinsip yang telah menjadi masalah sensitif, terima kasih Tuhan, kita sudah bisa lulus. Ini berkat kerjasama komite dengan pemerintah Arab Saudi,” kata Nasaruddin dalam Jeddah.

Dia juga mengatakan bahwa Arab Saudi memberi perhatian khusus kepada Indonesia sebagai negara peziarah yang paling banyak di dunia. Dia juga mengimbau sidang Indonesia untuk mempertahankan reputasi baik yang telah diketahui secara internasional.

“Berdoalah untuk kita semua di sini,” katanya.

Reporter: Tri Meilani Ameliya dan Teguh Priyanto
Editor: Citro Atmoko
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB