PM Modi menekankan operasi serangan rudal ke Pakistan belum berakhir

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 04:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOSCOW (-) – Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa operasi Sindoor, yang diluncurkan pada awal Mei untuk menghancurkan target teroris di Pakistan, belum berakhir.

“Berbicara di tanah Benggala, saya katakan atas nama 1,4 miliar orang India bahwa operasi Sindoor belum berakhir,” kata Modi dalam pidatonya di negara bagian Benggala Barat pada hari Kamis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modi menekankan bahwa India memiliki kebijakan tanpa toleransi terhadap terorisme dan akan terus bertindak secara tegas terhadap semua pihak yang mensponsori itu.

“Setelah serangan Pahalgam, India memberi tahu dunia bahwa jika ada serangan teroris di India, musuh harus membayar harga yang mahal untuk itu,” tambah Perdana Menteri India.

Ketegangan antara India dan Pakistan meningkat setelah serangan bersenjata yang terjadi di dekat kota Pahalgam pada 22 April, yang menewaskan 26 orang. Kelompok Pemberontak Front Perlawanan yang terkait dengan teroris yang diklaim bertanggung jawab atas serangan itu. India menyalahkan serangan terhadap Pakistan.

Pada 7 Mei, India melancarkan serangan rudal di Pakistan dalam operasi Sindoor.

Kementerian Pertahanan India mengatakan serangan itu hanya menargetkan infrastruktur “teroris” dan bukan fasilitas militer Pakistan.

Pakistan mengatakan bahwa serangan India menewaskan sedikitnya 31 orang. Kedua negara mengumumkan gencatan senjata pada 10 Mei, tetapi sejak itu kedua belah pihak menuduh pihak lain melakukan pelanggaran.

Sumber: Sputnik-Oana

Baca Juga: Pakistan menekankan bahwa mereka tidak akan berkompromi tentang kedaulatan dengan India

Baca juga: India memperingatkan Pakistan: Operasi Sindoor tidak berakhir

Penerjemah: M Razi Rahman
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB