Tidak ada kematian dalam api tiga bangunan di Cililitan

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 23:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Satu rumah dan dua kios di Jalan SMA 14, Cililitan, Jakarta Timur, terjual habis pada hari Rabu pukul 23,56 waktu Indonesia Barat tetapi tidak ada kematian dalam insiden itu, kata petugas piket kantor Jakarta Timur SUKUR Sarwono.

“Korban adalah nol. Total menyelamatkan satu kk (kepala keluarga) yang terdiri dari lima orang,” kata Syukur seperti dikutip oleh akun resmi kantor Jakarta Damkar Timur, Kamis pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran yang melahap ketiga bangunan itu dapat dipadamkan pada Kamis pagi pukul 00.56 WIB setelah kantor Jakarta Damkar Timur mengerahkan 15 unit truk pemadam kebakaran dan 75 personel secara teratur.

“Kami memobilisasi 15 unit bersama dengan unit pendukung. Jika saya melihat bahwa rumah itu dipengaruhi oleh satu rumah, Warung Dua,” kata Sukur.

Sukur mengatakan bahwa ketika menerima laporan, petugas segera pindah untuk meluncurkan unit truk pemadam kebakaran terdekat.

Baca Juga: Kebakaran di Kemayoran Dilakukan Delapan Rumah

Perkiraan sementara, api berasal dari kehadiran seseorang yang bermain api di sebuah gedung yang memiliki banyak barang sampah. Api dengan cepat mengambil barang -barang di gedung, katanya.

Kebakaran masih menjadi masalah bagi Jakarta meskipun ada upaya pencegahan dan meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya kehati -hatian dan mitigasi bencana kebakaran terus dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Pada tanggal 27 April 2025, misalnya, api membakar dua mobil di sebuah lokakarya di Jalan Assyairiyah, Milling, Cakung, Jakarta Timur, sekitar 20,42 WIB.

Kantor East Jakarta Damkar mencurigai bahwa api disebabkan oleh sirkuit pendek listrik pada mesin mobil.

Baca Juga: Kabangkaran Perjuangan Warga di Menteng, Jakarta Tengah

Reporter: ASEP Firmansyah
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB