Letusan Gunung Dukono, Asap dan Abu Vulkanik Muncul Kamis Pagi

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Pusat Mitigasi Bencana Vulkanologi dan Geologi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menginformasikan letusan Gunung Dukono di Halmahera Utara, Kamis, pada pukul 06.12 Wit.

Petugas Vulkanologi ESDM Bambang Sugiono dalam pernyataannya mengatakan kolom erupsi diamati mencapai ketinggian sekitar 1.500 meter di atas puncak atau sekitar 2.587 meter di atas permukaan laut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolom abu diamati putih hingga abu -abu dengan intensitas tebal ke barat laut,” kata Bambang seperti dikutip di situs web resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada hari Kamis ..

Dia mengatakan, sampai laporan ini diumumkan, letusan gunung berapi masih berlangsung.

Berdasarkan kondisi ini, ESDM mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk keselamatan publik. Pertama, masyarakat dan pengunjung dan wisatawan disarankan untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 4 kilometer dari kawah Malupang Warirang.

Baca Juga: Gunung Dukono Sprinkled Volcanic Ash setinggi 1.600 meter

Kedua, mengingat letusan yang disertai dengan abu vulkanik sering terjadi secara berkala dan arah distribusi sangat dipengaruhi oleh arah dan kecepatan angin, penduduk di sekitar Gunung Dukono disarankan untuk selalu menyiapkan topeng atau penutup hidung dan mulut.

“Ini penting untuk melindungi sistem pernapasan dari dampak paparan abu vulkanik,” kata ESDM Information.

Bambang mengatakan, pihak berwenang terus memantau pengembangan aktivitas gunung berapi Gunung Dukono dan memohon kepada publik untuk tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari lembaga terkait.

Indonesia adalah salah satu negara di wilayah ini Cincin Api Atau Cincin Api Pasifik, jalur cincin yang membentang di sepanjang tepi Samudra Pasifik dan dikenal sebagai daerah dengan aktivitas tektonik paling aktif di dunia.

Di seluruh wilayah ini, ada pertemuan pelat bumi yang menyebabkan gempa bumi potensial dan aktivitas gunung berapi.

Sebagai bagian dari cincin ini, Indonesia memiliki lebih dari 120 gunung berapi aktif yang tersebar dari Sabang ke Merauke. Kondisi ini membuat Indonesia sangat rentan terhadap letusan gunung berapi, gempa bumi, dan bahkan tsunami.

Baca juga: Gunung Dokuno meletus dua kali Senin pagi, ketinggian abu mencapai 1 km

Reporter: Andi Firdaus
Editor: Irwan Suhirwandi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB