Moskow (-)-Menteri Keuangan Rusia, Anton Siluanov, menekankan bahwa pemerintah akan terus memenuhi semua kewajiban anggarannya meskipun ada kemungkinan sanksi dan pembatasan tambahan dari negara-negara Barat.
Ketika menyampaikan pidato di hadapan Duma, Majelis Parlemen Rendah Rusia, Rabu (5/28), Siluanov mengatakan: “Bahkan jika sanksi dan pembatasan tambahan dikenakan, semua yang telah dianggarkan tahun ini masih akan diterapkan.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menambahkan, jika sanksi baru dikenakan, pemerintah akan bekerja untuk menjaga stabilitas keuangan dan ekonomi makro, serta keseimbangan anggaran.
Dia juga memastikan bahwa tidak ada perubahan signifikan dalam kebijakan perpajakan yang direncanakan saat ini.
Baca juga: Cina menyesali sanksi Uni Eropa dan Inggris untuk Rusia
Baca juga: Trump kecewa dengan Putin, pertimbangkan sanksi baru untuk Rusia
Siluanov juga menyoroti kondisi sektor batubara Rusia yang mengalami penurunan pendapatan.
Dia menyatakan, “Meskipun kondisi industri batubara sulit, saya tidak bisa mengatakan situasinya secara keseluruhan kritis. Namun, sektor ini jelas membutuhkan dukungan negara.”
Sejak Perang Rusia-Ukraina dimulai pada tahun 2023, negara-negara Barat, terutama anggota Uni Eropa dan Amerika Serikat, telah menjatuhkan serangkaian sanksi terhadap Rusia.
Langkah -langkah ini termasuk embargo perdagangan dan berbagai kebijakan keuangan yang bertujuan melemahkan ekonomi Rusia.
Sumber: Anadolu
Penerjemah: Primayanti
Editor: Irwan Suhirwandi
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










