PLN IP siap menjadi pemain kunci transisi energi melalui implementasi ruptl

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 06:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami siap menjadi pemain kunci dalam mengimplementasikan ruptl 2025-2034 dengan pendekatan yang inovatif dan kolaboratif

Jakarta (-) -PT PLN Indonesia Power (PLN IP) siap menjadi pemain kunci dalam mempercepat transisi energi nasional melalui implementasi Rencana Daya Listrik 2025-2034 (RUPTL).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, partainya telah merancang langkah strategis jangka menengah dalam mendukung implementasi ruptl 2025-2034, termasuk pembangunan pabrik energi baru dan terbarukan (EBT), penggunaan biomassa untuk Cofiring Dalam PLTU yang ada, serta perluasan program energi surya dari hulu ke hilir.

“PLN Indonesia Power memiliki peran sentral dalam peta jalan transisi energi Indonesia. Kami siap menjadi pemain kunci dalam menerapkan Ruptl 2025-2034 dengan pendekatan yang inovatif dan kolaboratif. Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah masa depan bisnis listrik,” katanya dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Rabu.

Menurut Edwin, langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai emisi nol net 2060 dan program PT PLN (ARED) Accelerated Renewable Development (ARED).

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan bahwa kabinet pemerintah Prabowo-Gibran yang berfokus pada kedaulatan energi dan transisi energi.

Dalam Ruptl 2025-2034 pemerintah mengoptimalkan potensi sumber daya di Indonesia dengan mempertimbangkan beberapa aspek.

“Ruptl ini adalah salah satu instrumen untuk pedoman dalam implementasi ketersediaan listrik kita. Komitmen perjanjian Paris terhadap transisi energi mulai datang ke sini bukan lagi komitmen yang sama,” kata Bahlil.

“Tapi, kita masih harus konsisten dalam melaksanakan ini dengan memperhatikan kemampuan kita dan tingkat ketersediaan energi dan ekonomi. Ini adalah peluang yang sangat baik dan hasilnya adalah bahwa 76 persen pergi ke energi terbarukan baru,” lanjut Bahlil.

Menurut Ruptl 2025-2034, itu ditargetkan untuk meningkatkan kapasitas pembangkit listrik 69,5 gigawatt (GW), yang 76 persen atau 52,9 dari mereka berasal dari EBT dan penyimpanan.

Secara rinci, pembangunan tenaga surya direncanakan menjadi 17,1 GW, tenaga air 11,7 saya, 7.2 angin saya, bumi panas bumi 5,2 GW, bioenergi 0,9 GW, nuklir 0,5 GW dan penyimpanan 10,3 GW.

Edwin menambahkan bahwa sebagai subholding dari generasi PLN, PLN Indonesia Power sepenuhnya mendukung arah kebijakan ini dengan memperkuat portofolio menghasilkan hijau dan inisiatif dekarbonisasi.

Menurutnya, potensi tenaga surya Indonesia 3.295 GW sebagai peluang besar yang akan digunakan secara optimal.

“Indonesia hanya memiliki dua musim, yang memungkinkan penggunaan sinar matahari sepanjang tahun untuk pembangkit listrik berbasis PLT. Oleh karena itu, kami mengambil langkah -langkah strategis dengan membangun industri PLTS dari hulu ke hilir, sambil mempercepat transisi energi ke arah emisi nol net Pada tahun 2060, “jelas Edwin.

Di sisi hulu, kekuatan PLN Indonesia melalui usaha patungan Pt Trina Mas Agra Indonesia (TMAI), sebagai kolaborasi antara PLN Indonesia Power Renewables, Trina Solar Co. Ltd, dan Pt Dian Swastatika Sentosa, telah membangun pabrik panel solar terintegrasi pertama di Indonesia.

Pabrik memproduksi sel dan modul surya di satu lokasi dengan teknologi terowongan oksida kontak (TOPCON), yang memiliki efisiensi hingga 23,2 persen.

“Pabrik kami dikembangkan dengan perusahaan kelas dunia untuk memenuhi permintaan energi terbarukan nasional. Teknologi Topcon tipe N, yang kami gunakan telah memenuhi standar bankabilitas AAA dari BNEF, membuat produk kami efisien dan andal. Ini adalah bukti keseriusan kami dalam membangun industri EBT domestik,” tambah Edwin.

Di sisi Tengah sungai Dan HilirAnak perusahaan Layanan Layanan Daya PLN Indonesia adalah ujung tombak dalam pengembangan, pemasangan dan pemeliharaan PLT.

PLN IP juga memperkuat portofolio EBT melalui panas bumi PLN Indonesia, yang tidak hanya mengembangkan pembangkit listrik tenaga panas panas bumi, tetapi juga proyek PLTS dengan kapasitas total 21,5 MWP.

“Selama lima tahun terakhir, panas bumi PLN Indonesia telah menghasilkan energi hijau sebesar 5,6 GWh, setara dengan pengurangan emisi karbon 4.760 ton CO2E,” kata Edwin.

PLN IP juga siap untuk mengembangkan berbagai potensi energi baru terbarukan lainnya yang tersebar di seluruh Indonesia, seperti PLTA dan EBT lainnya.

Ini sejalan dengan peran strategis perusahaan sebagai Pemain kunci Dalam pengembangan National Peothermal Power Plant (PLTP) dan komitmennya untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.

Melalui program Hijaunesia dan Hydronesia, PLN Indonesia Power juga membuka peluang untuk berkolaborasi dengan investor nasional dan global untuk mempercepat pembangunan pabrik berbasis matahari dan hidro di seluruh Indonesia.

Baca Juga: PLN IP memperkuat kolaborasi menuju transisi energi berkelanjutan

Baca Juga: PLN Indonesia Power mendukung independensi energi di Bali melalui PLT

Baca Juga: PLN IP Membawa Penghargaan Emas di acara WISCA 2025

Reporter: Kelik Dewanto
Editor: Agus Salim
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB