Pembicara Parlemen Indonesia mengatakan bahwa peningkatan itu

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Pembicara Parlemen Indonesia Puan Maharani memandang bahwa peningkatan anggaran bantuan partai politik perlu melihat kemampuan anggaran dan biaya negara (APBN) untuk membiayai itu.

“Kita harus melihat di masa depan, apakah anggaran APBN akan cukup?” Puan mengatakan ketika memberikan informasi setelah bertemu Perdana Menteri (PM) Li Qiang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa parlemen Indonesia harus melihat studi yang terkait dengan hal ini untuk memutuskan peningkatan anggaran bantuan untuk partai politik.

Baca Juga: Brin: Penambahan Dana Partai Politik harus disertai dengan penerapan penalti

“Bisakah itu dilakukan dengan cepat? Ya, kita akan melihat seperti apa studi itu,” jelasnya.

Namun demikian, ia mengatakan bahwa usulan peningkatan anggaran bantuan untuk partai -partai politik muncul dengan semangat korupsi.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dalam siaran webinar oleh saluran KPK RI YouTube pada hari Kamis (5/15), mengusulkan penyediaan dana besar untuk partai politik dibandingkan dengan hari ini.

Baca Juga: Menteri Koordinasi Yusril tentang penambahan dana partai politik: Butuh sistem yang adil

“Jika kemudian partai politik sudah cukup, dana sudah cukup, mungkin itu bisa berkurang (tindakan kriminal korupsi, ed.),”

Reporter: Rio Feisal
Editor: Zaenal Abidin
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB