Jakarta (-)-Manajer Tim Nasional Bola Basket Pria Indonesia (Tim Nasional), Rony Gunawan (Rogun), mengatakan bahwa skuad Garuda Muda masih harus meningkatkan penampilan, meskipun memenangkan 68-47 dalam pertandingan perdana FIBA U16 Asia Seaba kualifikasi 2025 melawan Singapore.
“Peningkatan terutama di Finishing Under bola basket dan Mudah berbaringSerta persentase yang buruk dari lemparan bebas (lemparan bebas), “kata Rogun dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta pada hari Minggu, setelah pertandingan di Kompleks Olahraga Bren Z. Guiao, Filipina, Sabtu (5/24).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, Marshall Farez dan teman -temannya harus memaksimalkan atau tidak menyia -nyiakan setiap kesempatan, karena masih ada lawan yang lebih parah.
Namun, dia memuji pasukan yang bagus dalam melaksanakan memantul.
Karena, kemenangan melawan Singapura tidak dapat dipisahkan dari pemain yang baik untuk memaksimalkan memantul.
“Salah satu faktor yang sangat penting, yang membuat permainan ini berhasil memenangkan rebound, kami benar -benar memenangkan rebound karena perbedaannya sangat jauh dari Singapura, yang 70 dibandingkan dengan 56,” kata legenda bola basket tanah air.
Baca Juga: Indonesia Mempertahankan Peluang ke Piala Asia U-16 Setelah Mengalahkan Singapura
Dalam kemenangan perdana tim nasional U-16 putra Indonesia di FIBA U16 Asia Seaba kualifikasi 2025, para pemain segera menginjak gas untuk membuka poin yang lewat Lemparan bebas Steven Sebastian dan Gede Dio Arghya Naranatha menambahkan dua angka Menyimpan.
Orang-orang muda merah dan kulit putih terus mempertahankan dominasi lawan-lawan Singapura di kuarter awal sehingga sampai mereka menang 13-0, sampai akhirnya lawan mampu mencetak gol dan akhirnya kuartal pertama ditutup dengan 15-4.
Selama kuartal kedua, Indonesia masih mengendalikan permainan melalui penambahan titik penghematan dua poin dari Reiner Athaya Hadiputra dan Lemparan bebas Dari Seiya Yabe.
Skor dicatat 32-19 untuk keunggulan Garuda Muda di kuartal tersebut.
Setelah Babak pertamaPermainan pasukan Abrizalt Hasibuan kurang menggigit, sehingga lawan berhasil menggunakannya untuk mendapatkan poin.
Keuntungan dari Matthew Ivander Setiawan dan rekan-rekannya terdaftar di bawah satu digit, yaitu 45-36.
Di kuartal terakhir, Indonesia kembali menemukan permainan terbaiknya.
Mereka berhasil mencetak 23 poin dan Singapura hanya mampu merekam 11 poin, sehingga pertandingan akhirnya ditutup dengan kemenangan 68-47 Indonesia melawan Singapura.
Sementara itu, Kualifikasi 225 Piala Asia FIBA U16, yang diadakan di Filipina, berlangsung dari 24 hingga 30 Mei.
Malaysia menjadi lawan kedua untuk Indonesia dan berkompetisi pada hari Minggu, 14.00 WIB. Setelah itu, tiga negara lain juga akan melawan Garuda Muda, yaitu Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Baca juga: Indonesia pada lima tim untuk tiket Piala Asia U16 Asia
Reporter: Donny Aditra
Editor: Irwan Suhirwandi
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










