ISTANBUL (-) – Setidaknya 21 orang tewas setelah Tornado Dahsyat menghantam daerah Missouri dan Kentucky, Amerika Serikat. Selain menyebabkan kerusakan parah untuk memicu keadaan darurat, bencana juga memotong listrik sehingga ratusan ribu orang di seluruh AS hidup tanpa listrik.
Gubernur Kentucky Andy Beshear, Sabtu, mengatakan jumlah kematian dicatat pada 14 orang tetapi ia mengisyaratkan bahwa jumlah kemungkinan meningkat mengingat operasi pencarian masih dilakukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini adalah pagi yang sulit bagi Kentucky setelah tadi malam dengan cuaca buruk,” tulis Beshear di X, sambil menambahkan negara yang dipimpinnya berada dalam fase aktif lebih dari seratus ribu penduduk yang hidup tanpa layanan listrik.
Baca Juga: US Tornado, Tujuh Tewas dan 55 juta orang mengancam
Beshear telah mengumumkan keadaan darurat sebelum badai datang dan berencana untuk mengunjungi kota London, Kentucky, untuk melihat tingkat kerusakan. Lima wilayah lainnya juga mengeluarkan pernyataan darurat.
Badan Cuaca Nasional menggambarkan tornado yang melanda tepat setelah tengah malam pada hari Jumat sebagai “sangat berbahaya”.
Sementara itu, di Missouri, badai menewaskan tujuh orang, lima di antaranya di St. Louis dan dua lainnya di tenggara Scott County, lapor NBC News.
Lebih dari 700.000 rumah dan tempat bisnis di 12 negara bagian tidak mendapatkan listrik, dengan Missouri dan Kentucky sebagai daerah yang paling terpengaruh, CNN melaporkan, mengutip data dari poweroutage.us.
Penampakan tornado juga dilaporkan di Illinois dan Indiana ketika cuaca buruk menghantam wilayah itu.
Sumber: Anadolu
Baca Juga: Badai Besar Selatan Menyerang dan Midwest AS, Penduduk Diminta untuk Berhasil
Penerjemah: Yoanita Hastryka Djanhan
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










