Wakil Bupati meminta peziarah untuk melaporkan PPIH yang tidak ingin melayani

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 04:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG (-) – Wakil Menteri Agama (Wamenag) Pastor Muhammad Syafi'i meminta peziarah untuk tidak ragu untuk melaporkan petugas pengorganisasian haji (PPIH) jika mereka tidak ingin membantu atau melayani mereka dengan baik selama seri haji.

“Kemudian, jika Anda meminta bantuan dan dia tidak ingin membantu, mencatat namanya dan melaporkannya kepada pengawas haji,” katanya saat kunjungan kerja ke kota Padang, provinsi Sumatra Barat di Padang pada hari Sabtu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan bahwa mempertimbangkan bahwa musim haji 1445 hijri dari Kementerian Agama memulangkan sejumlah ppih ke negara itu meskipun musim ziarah masih berlangsung. Langkah yang menentukan ini dilakukan karena ada petugas yang tidak melakukan tugas mereka sebagaimana mestinya.

Bahkan, katanya, sebelum PPIH berangkat ke Tanah Suci telah diberi pelatihan dan pemahaman tentang tugas -tugas yang akan dilakukan selama musim ziarah.

Baca Juga: Wamenag Hubungi Haji Biaya 2026 Rp Ideal.85 juta

Dia mengatakan bahwa jika insiden di musim haji 1445 Hijri diulangi tahun ini maka itu tidak dapat ditoleransi.

Karena itu, ia meminta para peziarah untuk tidak ragu untuk melaporkan ketika bertemu PPIH tidak ingin membantu melayani para peziarah.

“Jika ada ppih yang tidak ingin membantu peziarah, kami akan kembali ke tanah air meskipun musim ziarah masih berlangsung,” katanya.

Di musim haji 1446 Hijri, Indonesia mengirim 4.420 peziarah ke Arab Saudi. Indonesia awalnya menerima alokasi kuota satu persen dari kuota peziarah dari total kuota peziarah (221.000 orang), yaitu 2.210 orang.

Namun, berkat lobi yang dilakukan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan otoritas terkait, Indonesia menerima kuota petugas tambahan sehingga menjadi 4.420 orang.

Petugas tambahan ini penting karena para peziarah akan memberikan layanan dan membantu para peziarah saat menjalankan pilar kelima Islam. Ini akan membantu perwira Arab Saudi dalam keberhasilan ziarah.

Baca Juga: Peziarah Diberi Ulang Untuk Mengingat Nomor Bus Shalawat dan Terminal

Baca Juga: Tujuh Kandidat Haji NTB diperlakukan di Arab Saudi

Baca juga: 117 warga negara Indonesia dikirim pulang karena mereka akan melakukan ziarah non -procedural

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: M. Atmoko Day
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB