Menteri Agama: Jadikan Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi nilai umat manusia

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) -Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya menjadikan Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan universal, yang ia berikan di Institut Halalbihalal untuk Islam kemanusiaan di Jakarta pada hari Rabu.

“Siapa pun anak -anak dan cucu Adam, apa pun agama, etnis, warga negara, harus dimuliakan,” kata Nasaruddin Umar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Agama menjelaskan bahwa dalam Islam hak asasi manusia tidak hanya berlaku untuk mereka yang hidup, tetapi juga bagi mereka yang telah meninggal.

Dia memberi contoh untuk mematahkan tulang rusuk mayat, saat dia mengajar dengan mematahkan tulang rusuknya.

“Jadi keberadaan Islam dalam Islam tidak hanya menghargai kemanusiaan kehidupan, tetapi hak asasi manusia orang mati juga dimuliakan,” kata Nasaruddin Umar.

Dia menyinggung pentingnya tidak menghakimi hati seseorang, karena hanya Tuhan yang tahu iman sejati.

“Kami hanya menghukum apa yang terlihat, urusan hati orang, ya dengan intervensi, karena itu adalah bisnis dengan Tuhan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Eksekutif Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengatakan solidaritas internasional harus dinaikkan untuk mengatasi konflik global, termasuk Palestina.

“Kami memiliki jaringan persahabatan dan kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian dan idealisme yang sama. Nanti akan menjadi jaringan kerja sama yang kuat untuk melaksanakan inisiatif yang kami ide,” kata Gus Yahya.

Dia mendorong solidaritas internasional yang terkait dengan berbagai tantangan global. Dia juga percaya bahwa cita -cita perdamaian dunia dapat direalisasikan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kepedulian dan visi yang sama.

Gus Yahya ingat pesan almarhum Presiden ke -4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang berjuang untuk kemanusiaan berarti memenangkan semua partai.

“Kemanusiaan menang, Islam menang, orang Kristen menang, Buddha menang,” katanya.

Baca Juga: PBNU: Solidaritas Internasional Harus Mengatasi Konflik Global
Baca Juga: Duta Besar Siti: Islam Membuat Hubungan Indonesia-Uzbekistan Lebih Dekat

Reporter: ASEP Firmansyah
Editor: Riza Mulyadi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB