Dokter: Usia Hamil 35 tahun ke atas risiko melahirkan bayi dengan PJB

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 12:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jika lebih dari 5 kali hamil, hati -hati ada risiko penyakit jantung bawaan

Jakarta (-) – Dokter anak dari Rumah Sakit Anak dan Ibu Harapan Kita Dr. Dr. Syarif Rohimi mengingatkan bahwa risiko bayi yang lahir dengan penyakit jantung bawaan (PJB) meningkat pada wanita hamil berusia di atas 35 tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Faktor risiko yang mudah diketahui setiap hari, ibu berusia lebih dari 35 tahun,” kata Dr. Syarif ketika bertemu di Rumah Sakit Anak dan Ibu (RSAB) Kita Harapan di Jakarta Barat, Kamis.

Selain faktor usia, konsultan jantung anak juga menyampaikan sejumlah faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kelahiran bayi dengan penyakit jantung bawaan. Di antara mereka, kehamilan yang telah di atas lima kali.

“Jika lebih dari hamil 5 kali, hati -hati ada risiko penyakit jantung bawaan,” katanya.

Selain itu, ada juga faktor -faktor yang berkaitan dengan jumlah cairan ketuban atau amnion berlebihan, diabetes mellitus pada ibu, serta pertumbuhan janin yang tidak normal.

Baca juga: Dokter: Waspadalah terhadap penyakit jantung bawaan saat bayi lahir terlihat biru

Baca Juga: Ahli: Asupan Protein Cukup pada Anak Pasca Operasi

Sejalan dengan ini, Dr. Syarif memandang program nasional untuk mengurangi kejadian penyakit jantung bawaan. Program nasional, katanya, seperti saran bahwa sang ibu tidak melahirkan setelah melewati usia 35 tahun dan membatasi jumlah kehamilan.

Diketahui, penyakit jantung bawaan atau sering dikenal sebagai PJB adalah suatu kondisi ketika seseorang memiliki struktur jantung atau kelainan sirkulasi di jantung karena kegagalan organ ketika ia berada di dalam rahim.

Di dunia, setiap 1 dari 100 bayi yang lahir dengan PJB. Di Indonesia sebagai negara dengan kesuburan atau kesuburan yang tinggi, kata Dr. Syarif, ada sekitar 5 juta bayi yang lahir setiap tahun dengan 50.000 bayi yang lahir dengan PJB.

Dengan demikian, menurutnya, insiden PJB harus mendapatkan perhatian serius, terutama terkait dengan deteksi dini dan pendidikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Dokter Jelaskan usia ideal anak untuk operasi penyakit jantung bawaan

Baca Juga: Gangguan Jantung Janin Dapat Dideteksi Pada Trimester Pertama Kehamilan

Pada kesempatan yang sama, mendekati peringatan Hari Sindrom Dunia pada 21 Maret, Dr. Syarif mengingatkan kerentanan penyakit jantung bawaan yang diderita oleh sindrom anak -anak.

Dia mengatakan bahwa 50 persen dari total anak -anak sindrom Down menderita penyakit jantung bawaan.

“Pada penyakit jantung bawaan, 50 persen sindrom Down,” katanya.

Baca juga: usia kehamilan 18-22 minggu waktu ideal untuk mendeteksi PJB di janin

Baca juga: dokter menggambarkan faktor risiko bayi yang lahir dengan gangguan jantung

Reporter: Tri Meilani Ameliya
Editor: Budhi Santoso
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB