Studi Lokus Tengah Sulawesi “Analisis Manfaat Biaya” Manajemen Bencana

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 14:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebijakan yang disusun diharapkan tidak hanya untuk teoretis, tetapi juga berlaku dan sesuai dengan kebutuhan nyata di masyarakat

PALU (-) – Provinsi Sulawesi Tengah adalah lokus untuk studi analisis biaya manfaat (Analisis Manfaat Biaya) Dalam manajemen bencana yang diprakarsai oleh Badan Manajemen Bencana Nasional (BNPB) bekerja sama dengan pemerintah Swiss melalui Kerjasama Pembangunan Swiss (SDC).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Provinsi Sulawesi Tengah Fahrudin Yambas di Palu pada hari Rabu Diskusi Kelompok Fokus (FGD) Analisis biaya manfaat manajemen bencana sebagai upaya kolektif dalam membangun ketahanan dan ketahanan regional terhadap ancaman bencana yang semakin kompleks.

“Kebijakan yang disusun diharapkan tidak hanya untuk teoretis, tetapi juga aplikatatif dan sesuai dengan kebutuhan nyata di masyarakat,” katanya.

Provinsi Tengah Sulawesi dikenal sebagai wilayah multi -disaster, dengan sejarah panjang gempa bumi, tsunami, dan pencairan yang terjadi pada tahun 2018.

Baca Juga: Cuaca Bencana Bencana Ekstrim di Yogyakarta dan Bogor

Untuk alasan ini, katanya, melalui diskusi ini juga sebagai ruang untuk membangun sinergi antara pemerintah pusat, regional, masyarakat dan mitra internasional dalam konteks persiapan strategi Analisis Manfaat Biaya komprehensif sebagai dasar untuk perumusan kebijakan publik di bidang bencana.

Selain itu, ia berharap kegiatan ini juga akan memberikan pemahaman dan pendalaman upaya manajemen bencana di provinsi tersebut.

Dia berharap bahwa hasil diskusi dapat berdampak pada realisasi bencana keras Sulawesi sentral di masa depan.

Oleh karena itu, ia menyatakan rasa terima kasih dan penghargaannya kepada pemerintah Swiss yang telah merespons secara langsung dan memberikan bantuan kemanusiaan selama gempa bumi, tsunami dan bencana pencairan 7 tahun yang lalu di kota Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala).

“Pemerintah Swiss selalu memberi perhatian pada peristiwa bencana di Sulawesi tengah dan saya yakin bahwa melalui kegiatan ini akan memberikan pemahaman dan pendalaman upaya manajemen bencana di Sulawesi tengah,” katanya.

Baca Juga: Apresiasi BNPB atas Normalisasi Sungai Royong di Padang Pariaman

Reporter: Nur Amalia Amir
Editor: Sambas
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB