Kepala MPR Indonesia bertemu ketua Dewan Penasihat Parlemen Tiongkok

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEIJING (-) – Wakil Ketua Majelis Konsultatif Rakyat Indonesia dari Faksi Pan Eddy Soeparno bertemu dengan ketua Dewan Konsultasi Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC) Wang Huning sebagai upaya untuk memperkuat hubungan antara kedua negara di tengah -tengah gejolak politik global.

“Indonesia dan Cina telah membangun hubungan yang setara berdasarkan kepentingan bersama dan kebaikan. Yang terpenting, yang paling penting adalah membangun rasa saling menghormati antara kedua negara,” kata Eddy seperti dalam pernyataan tertulis yang diterima oleh – di Beijing pada hari Rabu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertemuan itu sendiri diadakan pada hari Selasa (15/4) di Pusat Pusat Rakyat, Beijing.

Konferensi Konferensi Politik Tiongkok atau CPPCC) Majelis Konsultatif Politik adalah badan penasihat formal dari Parlemen Tiongkok. Badan tersebut menerima aspirasi dan rekomendasi dari berbagai tingkat masyarakat dan profesi di Cina.

Wang Huning adalah pejabat struktural tertinggi ke -4 di pemerintahan Cina setelah Xi Jinping, Li Qiang dan Zhao Leji.

Eddy menjelaskan, Cina adalah mitra strategis Indonesia di bidang perdagangan, industri dan energi.

“Bahkan Cina adalah tujuan pertama Presiden Prabowo dalam kunjungan asing setelah ditunjuk sebagai presiden. Ini adalah bukti bahwa Cina adalah mitra yang sangat penting dan strategis dengan Indonesia,” katanya.

Menghadapi dinamika Politik Global, Eddy mengundang Cina untuk menjalankan kembali hubungan antara kedua negara dengan semangat Konferensi Asia Afrika tahun 1955 (KAA) sebagai upaya untuk mewujudkan tatanan dunia baru yang baru dan setara.

“Kami percaya bahwa dengan semangat KAA, Cina dan Indonesia dapat menghadapi dinamika dinamika tarif perdagangan saat ini dengan saling memperkuat dan terus mempromosikan negara -negara maju itu dan mengembangkan rasa saling menghormati dan saling menguntungkan,” tambah anggota Dewan Perwakilan Rakyat XII.

“Founding Fathers” dari Indonesia dan Cina, kata Eddy, telah meletakkan dasar yang sangat kuat dalam hubungan antara kedua negara dan menjadi inisiator dalam sistem dunia global yang adil dan setara.

Sedangkan Wang Huning menyatakan apresiasinya dan terima kasih atas kepercayaan Indonesia untuk membangun hubungan yang saling menghormati dengan China.

“Kami percaya bahwa Cina akan selalu menjadi mitra Indonesia dan kami berharap untuk terus menjadi bagian dari pembangunan untuk kemajuan Indonesia di masa depan. Selain itu, Cina dan Indonesia telah berhasil mewujudkan proyek strategis kereta cepat Jakarta-bandung dan merupakan mitra dagang yang dekat,” kata Wang Hun.

Eddy Soeparno berada di Cina pada 13-17 April 2025 untuk mengunjungi Beijing dan Shenzen.

Di Beijing, selain bertemu Wang Huning, Eddy juga telah bertemu dengan Wakil Menteri Lingkungan dan Ekologi Tiongkok Guo Fang dan mengunjungi Pusat Administrasi Kota Beijing (BMC) dan menerima penjelasan tentang perencanaan kota Beijing. Sedangkan di Shenzhen, Eddy berencana untuk mengunjungi kantor Perusahaan Mobil Listrik BYD dan Perusahaan Teknologi Huawei.

Baca Juga: Pemimpin MPR: Kerjasama dengan China Membantu Indonesia Tumbuh 8 Persen

Baca Juga: Wakil Ketua MPR mendorong siswa belajar transisi energi dari Cina

Reporter: Desa Lidya Natalia
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB