Jakarta (-) – Sejumlah peristiwa hukum dan kejahatan yang terjadi di Jakarta pada hari Senin (12/5) masih layak untuk didengarkan lagi, mulai dari dua saksi yang tidak hadir untuk memenuhi panggilan penyelidik dalam kasus dugaan diploma palsu dan keamanan persidangan OKI di DPR.
Berikut adalah lima berita yang bisa menjadi pilihan untuk menemani kegiatan pagi Anda;
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Dua saksi tidak hadir dalam panggilan kasus diploma palsu Jokowi
Jakarta (-) -Polda Metro Jaya mengatakan, dua saksi tidak hadir untuk memenuhi panggilan penyelidik dalam kasus diploma palsu dari presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) pada hari Jumat (9/5).
“Ada dua saksi yang dipanggil, yaitu inisial Ms dan AS. Saksi AS tidak memiliki konfirmasi ketidakhadiran, tetapi saksi Ms telah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak dapat hadir,” kata kepala sub -divisi Polisi Metropolitan Jakarta ketika Met di Jakarta di Jakart di Jakart.
Lagi
2. Polisi meningkatkan operasi preman di Tanjung Priok Port
JAKARTA (-) – Kantor Polisi Pelabuhan Tanjung Priok mengintensifkan operasi pemberantasan preman di area pelabuhan Tanjung Priok melalui operasi pemberantasan Jaya 2025 dalam upaya untuk menciptakan situasi keamanan masyarakat dan ketertiban umum yang aman dan kondusif (Kamtibmas).
Lagi
3. Sembilan preman ditangkap setelah secara paksa meminta uang parkir di Jakarta Tengah
Jakarta (-) – Polisi Metro Jakarta Tengah menangkap sembilan preman yang menjadi petugas parkir liar (Jukir) karena memaksa pengunjung membayar parkir hingga lebih dari Rp50.000.
“Ini adalah penegakan hukum untuk tindakan premangery yang telah menjadi penduduk yang sangat merugikan dan meresahkan,” kata wakil kepala polisi Metro Jakarta Central AKBP Danny Yulianto di Jakarta pada hari Senin.
Lebih-lebih lagi
4. Operasi Pemberantasan Jaya 2025 Sasar Thuggery di Jakarta Virgin Point
JAKARTA (-) – Unit Brigade Polisi Metro Jaya melakukan patroli skala besar Operasi Jaya 2025 untuk menargetkan premangery di sejumlah poin rentan di yurisdiksi polisi Metro.
“Patroli dan keamanan ini menargetkan beberapa lokasi pusat kegiatan masyarakat. Seperti, Tanah Abang, Monas, Senen, JatineGara dan daerah prematur preman dan pemerasan di yurisdiksi polisi regional Metro Jaya,” kata komandan Metro Jaya Mobile Brigade Unit, Henik Henik Maryanto di dalam Laporan Jaya.
Lebih-lebih lagi
5. Lebih banyak ribuan personel bersama mengamankan sesi OKI di Parlemen Indonesia
Jakarta (-) -Sebuah total 1.146 personel bersama dikerahkan untuk mengamankan jalannya Asosiasi Parlemen Negara-negara yang didirikan dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) yang diadakan di gedung DPR/MPR RI.
Lebih-lebih lagi
Reporter: Khaerul Izan
Editor: Edy Sujatmiko
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










