Trump: Kami tidak lagi mendanai layanan kesehatan negara lain

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 18:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASHINGTON (-) – Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa pemerintahnya tidak akan lagi membiayai layanan kesehatan negara lain.

“Mulai hari ini, Amerika Serikat tidak akan lagi mensubsidi layanan kesehatan dari negara -negara asing. Sejauh ini, mereka hanya membayar sebagian kecil dari harga obat yang kami bayar berkali -kali,” kata Trump di Gedung Putih pada hari Senin waktu setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak akan lagi mentolerir praktik menuai keuntungan besar dan penetapan harga secara sewenang -wenang oleh perusahaan farmasi besar.”

Pernyataan itu dikeluarkan oleh Trump setelah menandatangani perintah eksekutif untuk mengurangi harga obat di AS.

Pemerintah AS diperintahkan untuk mengambil langkah -langkah untuk mencegah negara lain melakukan praktik yang sengaja menyebabkan kenaikan harga obat -obatan di negara ini.

Perintah itu juga menugaskan Menteri Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. untuk merancang sistem baru yang memungkinkan pasien untuk membeli obat langsung dari produsen dengan harga “yang paling istimewa” tanpa perantara.

Trump mengatakan kebijakan itu akan secara signifikan mengurangi anggaran program Medicaid dan Medicare. Pengeluaran obat menyumbang 50 hingga 60 persen dari total biaya layanan kesehatan di AS.

Sehari sebelumnya, dia telah memberikan kebocoran tentang isi ordo, yang disebutnya “salah satu dampak paling penting dan besar” yang telah dia kunjungi.

Sumber: Sputnik-Oana

Baca juga: Trump: Harga obat resep di AS akan turun 59 persen, tidak ada inflasi
Baca Juga: Trump Akan Mengumumkan Pajak Produk Farmasi dalam Dua Minggu

Penerjemah: Primayanti
Editor: Anton Santoso
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB