Periksa fakta, video tentara India mengibel -bendera putih ke Pakistan

- Jurnalis

Sabtu, 10 Mei 2025 - 00:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-/Jacx) – Sebuah unggahan di media sosial X menampilkan video yang disertai dengan narasi tentara India untuk mengibarkan bendera putih dan memohon tentara Pakistan untuk melakukan gencatan senjata sementara.

Dalam unggahan, pengibaran bendera putih ditujukan untuk mengevakuasi rekan -rekannya yang meninggal di medan perang. Unggahan dirilis pada hari Kamis (8/5/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Narasi berikut dalam unggahan:

“Saat -saat ketika pasukan India mengibarkan bendera putih, mereka memohon tentara Pakistan untuk diberi kesempatan untuk mengevakuasi rekan -rekan mereka yang terbunuh sebagai akibat dari pertempuran di perbatasan antara kedua negara. Dalam video itu, pasukan Pakistan tidak menembak selama proses evakuasi.

Tangkap layar unggahan yang salah yang mengklaim Angkatan Darat India mengibarkan bendera putih untuk meminta gencatan senjata adalah salah. Faktanya, tentara yang mengibarkan bendera putih adalah tentara Pakistan pada tahun 2019. (-/x)

Namun, benarkah tentara India mengibarkan bendera putih ke tentara Pakistan?

Penjelasan:

– mencari dengan perangkat Google Lens, menemukan banyak berita dengan foto -foto serupa, salah satunya adalah berita berjudul “Fact Check: 2019 Video tentara Pak yang mengibarkan bendera putih sekarang didorong sebagai pasukan India!” Dirilis oleh India Media, India Today.

Video itu sebenarnya diambil pada hari Sabtu (09/14/2019), ketika tentara Pakistan mengibarkan bendera putih sebagai permintaan gencatan senjata sementara, untuk mengevakuasi rekan -rekan mereka yang tewas di medan perang yang terletak di perbatasan kedua negara, tepatnya di sepanjang jalur kontrol (LOC).

Konflik India dan Pakistan memanas setelah serangan di Lembah Baisaran, Pahalgam, Kashmir yang dikendalikan oleh India pada 22 April 2025. Sekelompok pria bersenjata menewaskan 26 orang, termasuk 25 wisatawan dan satu penunggang kuda lokal, setelah memisahkan mereka dari wanita dan anak -anak.

Militer Pakistan melaporkan bahwa setidaknya 31 orang tewas dalam serangan rudal dan tembakan silang yang dilakukan oleh India di sepanjang garis kontrol (LOC), yang merupakan perbatasan de facto antara kedua negara.

Jumlah cedera juga meningkat dari 46 menjadi 57 orang, seperti yang disampaikan oleh juru bicara militer Pakistan, Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, dalam konferensi pers pada hari Rabu (7/5/2025). Baca lebih lanjut di sini.

Dengan demikian klaim tentara India mengibarkan bendera putih dan memohon tentara Pakistan untuk gencatan senjata sementara itu salah. Faktanya sebaliknya, para prajurit yang melambaikan bendera putih adalah tentara Pakistan yang terjadi pada tahun 2019.

Periksa fakta: Hoaks! Video Angkatan Darat Indonesia bersujud sebelum pergi ke Palestina

Periksa fakta: Hoaks! 41 Pasukan Khusus TNI meninggal saat melakukan misi kemanusiaan di Gaza

Baca Juga: 31 Tewas Sipil, 57 Luka Bentrokan India-Pakistan di Perbatasan

Reporter: Tim JACX
Editor: Indriani
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB