Survei IPO: 68 persen nilai responden MBG berjalan dengan baik

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 04:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Survei Opini Politik Indonesia (IPO) terbaru mengumumkan mayoritas responden menyatakan implementasi Program Makan Nutrisi Gratis (MBG) yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto.

IPO dalam pernyataannya melalui tim media presiden Prabowo di Jakarta pada hari Minggu, mencatat bahwa ada 68 persen responden yang menyatakan ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejumlah besar kepuasan ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memiliki harapan untuk kepemimpinan Presiden Prabowo,” kata Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah.

Baca Juga: Istana: Survei Kepuasan Tinggi Menjadi Peringatan Publik Kepercayaan

Dalam survei tentang persepsi publik tentang optimisme dan kinerja pemerintah, 60 persen responden mengklaim puas dengan program MBG. Sementara 19 persen mengatakan mereka tidak puas dan sisanya tidak menjawab.

Program pemerintah lain yang juga dapat menghargai masyarakat, yaitu efisiensi anggaran. Kebijakan tersebut diputuskan oleh Prabowo melalui Instruksi Presiden (Inpres) No. 1 tahun 2025 yang pada dasarnya memerintahkan kementerian/lembaga untuk melaksanakan efisiensi anggaran dengan target Rp306,6 triliun.

Menurut Survei IPO, 77 persen dari publik mendukung kebijakan tersebut, 72 persen dari mereka mengaku puas. Sementara itu, yang mengaku tidak puas ada 19 persen dan sisanya tidak menjawab.

Secara keseluruhan, sebanyak 81 persen masyarakat menyatakan kepuasan dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan sejak Oktober 2024.

Sejumlah alasan kepuasan publik, yaitu Prabowo dianggap perusahaan dan otoritatif (19,5 persen), mendukung pemberantasan korupsi (16,7 persen), dan berpengalaman dalam pemerintahan (11,5 persen).

Baca Juga: Survei: Kepuasan Publik dengan Kinerja Presiden mencapai 79,3 persen

Baca Juga: Pengamat: Tingkat Kepuasan Tinggi sejalan dengan upaya untuk menjaga stabilitas

Dedi mengatakan 19 persen responden mengatakan mereka tidak puas dengan kinerja Prabowo, karena pemerintah saat ini menghadapi tantangan besar di bidang ekonomi dan pekerjaan.

“Pemerintah harus fokus pada kebijakan pro-orang sehingga stabilitas ekonomi dan sosial dipertahankan,” kata Dedi.

Survei IPO ini dilakukan pada 22-28 Mei 2025 yang melibatkan 1.200 responden melalui wawancara langsung. Margin kesalahan Survei 2,90 persen dengan tingkat akurasi data mencapai 95 persen.

Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Pengambilan sampel acak multistage (MRS) untuk memastikan representasi data.

Reporter: Andi Firdaus
Editor: Endang Sukarelawati
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB