JAKARTA (-) – Kepala Brigadir Jenderal Angkatan Darat Indonesia (Kadispenad) Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana mengatakan program Udara Manunggal TNI memiliki dampak pada masyarakat, yang berhasil membantu 1.426.297 orang di seluruh Indonesia untuk mendapatkan air bersih.
“Kami memang berkomitmen untuk terus membantu masyarakat sebanyak mungkin untuk mengakses air bersih,” kata Wahyu ketika dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (3/6).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia menjelaskan bahwa jumlah itu dapat dipastikan berdasarkan data terbaru yang dimiliki oleh Angkatan Darat.
Dalam data terbaru ARMY AD pada 28 Mei 2025, dinyatakan bahwa 1.426.297 penduduk terdiri dari 407.622 kepala keluarga (KK) di seluruh Indonesia.
Jumlah ini cukup masuk akal karena ada banyak titik air yang telah dibangun oleh Angkatan Darat sejak Jenderal Tni Maruli Simanjuntak menjadi Kepala Staf Angkatan Darat.
Wahyu mengatakan berdasarkan data yang sama, ada tiga fasilitas air yang dibangun oleh Angkatan Darat, yaitu pompa Hydram, sumur bor, dan pompa air gravitasi.
Menurutnya, saat ini ada 679 pompa hidram, 3163 memiliki sumur dan 287 pompa gravitasi yang dibangun oleh tentara. Dari angka ini, 3775 telah selesai sementara 354 sisanya masih dalam proses pengembangan.
Wahyu memastikan bahwa Program Udara Manunggal TNI AD akan terus bergulir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk air bersih. Dengan kegiatan ini, Wahyu berharap bahwa tentara bisa lebih berguna dan memiliki dampak yang baik pada masyarakat.
Baca juga: KSAD meresmikan 47 poin dari Program Udara Manunggal TNI Ad di Jambi
Baca Juga: Personel Bawah Ad Angkatan Darat Membantu Evakuasi Korban Tanah Longsor Gunung Kuda
Reporter: Walda Marisone
Editor: Imam Budilaksono
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










