Jakarta (-) -Dki Gubernur Jakarta Pramono Anung sedang menunggu arah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang terkait dengan kasus Covid-19 di wilayah Jakarta.
“Urusan Covid-19 dari Menteri Kesehatan,” kata Pramono setelah pelantikan rute Transjabodetabek Transjabek Bogor-Blok M di terminal Jakarta Blok M, Kamis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pramono sepenuhnya mengajukan keputusan termasuk banding untuk penggunaan topeng untuk penumpang transportasi umum ke Kementerian Kesehatan.
Sebelumnya, pemerintah Kota Jakarta Timur mengungkapkan bahwa dua penduduk Covid-19 positif pada Mei 2025.
Kedua warga berasal dari distrik Cipayung dan Cakung. Mereka dinyatakan ditemukan pada akhir Mei 2025.
Baca Juga: 15 Orang Positif Covid-19 Pada tahun 2025 di Jakarta Selatan
Baca Juga: Pemerintah Kota Jakarta Timur Menemukan dua penduduk Covid-19 yang positif pada Mei 2025
Sebanyak 15 orang positif terinfeksi COVID-19 pada tahun 2025 di Jakarta Selatan berdasarkan “New All Record” (NAR) yang merupakan sistem basis data kesehatan yang dimiliki oleh Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran (SE) untuk meningkatkan kesadaran akan COVID-19 dan wabah lainnya setelah peningkatan tingkat COVID-19 di sejumlah negara di Asia.
Dalam sebuah pernyataan yang diterima di Jakarta, Sabtu (31/5), Penjabat Direktur Jenderal Manajemen Penyakit Kementerian Kesehatan, Murti Utami mengatakan, memasuki 12/2025 minggu hingga sekarang, Covid-19 menunjukkan peningkatan di beberapa negara di wilayah Asia, yaitu Thailand, Hong Kong, Malaysia dan Singapura.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) mencatat temuan tujuh kasus COVID-19 di Indonesia.
Reporter: Luthfia Miranda Putri
Editor: Sri Muryono
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










