WONOSOBO (-) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dari Wonosobo, Provinsi Jawa Tengah (Jawa Tengah), menyiapkan area delapan hektar untuk pembangunan sekolah orang.
“Komitmen kami terhadap program Sekolah Rakyat harus digantikan dan Wonosobo harus menjadi distrik yang memiliki pilar dan semangat tempur,” kata Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat di Wonosobo pada hari Minggu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia mengatakan ini ketika menemani menteri sosial Saifullah Yusuf meninjau lokasi sekolah rakyat di Pusat Pelatihan Kerja Kabupaten Wonosobo. Sekolah Rakyat tahun ini di Kabupaten Wonosobo direncanakan untuk menerima empat kelompok belajar (ROMBEL) untuk tingkat sekolah menengah.
Menurutnya, di Kabupaten Wonosobo tidak ada lagi anak-anak usia sekolah dari Elementary/Mi, SLTP/MTS, ke SLTA/MA yang tidak di sekolah atau putus sekolah karena alasan ekonomi.
Baca Juga: Menteri Sosial Salute untuk Perjuangan Bupati Wonosobo untuk Sekolah Rakyat
Dia mengatakan bahwa itu menjadi kewajiban pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk memberikan advokasi dan juga anggaran sehingga semua anak di Kabupaten Wonosobo mendapatkan layanan pendidikan yang tepat sehingga kehadiran sekolah orang menjadi solusi.
“Sekolah orang adalah upaya pemerintah pusat dan pemerintah Kabupaten Wonosobo dalam melanggar rantai kemiskinan dan keberhasilan pendidikan wajib 12 tahun,” katanya.
Dia mengatakan keberadaan sekolah orang akan menjadi program yang sangat bermakna dan bermanfaat bagi masyarakat dalam upaya untuk memecahkan rantai kemiskinan dan menggantikan pendidikan wajib 12 tahun di Kabupaten Wonosobo.
Baca juga: Pemerintah Kabupaten Blora Mempersiapkan Tanah Pengembangan Sekolah Tahap II Rakyat
“Jadi, di masa depan tidak akan ada lagi anak -anak yang kebetulan dari keluarga miskin tidak pergi ke sekolah,” katanya.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










