Pakar: Kampus terkemuka tidak hanya mencari siswa yang cerdas

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Pakar pendidikan Dr. Thomas Guskey mengatakan kampus terkemuka di dunia tidak hanya mencari siswa yang secara akademis pintar, tetapi juga memiliki karakter yang baik.

“Kampus terkemuka di dunia juga mencari siswa yang dapat berkomunikasi dengan baik dan tangguh dalam menghadapi perubahan,” kata Guskey dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Selasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menjelaskan bahwa sejauh ini keberhasilan sering dikaitkan dengan nilai -nilai akademik yang tinggi. Namun, seiring dengan waktu, definisi keberhasilan juga berubah, yang mengharuskan siswa tidak hanya memiliki nilai A.

Guskey, yang telah menulis dan mengedit lebih dari 30 buku pemenang penghargaan dan menerbitkan lebih dari 300 artikel dan makalah profesional, menekankan bahwa prestasi akademik tetap penting, tetapi bukan lagi satu -satunya penentu keberhasilan di masa depan.

Baca Juga: PCO: Sekolah Menengah Garuda diharapkan menghasilkan siswa yang memasuki kampus top dunia

Menurut survei yang dilakukan oleh National Association for College Admission Counseling (NACAC) pada tahun 2023, selain nilai, faktor -faktor penting yang juga dipertimbangkan oleh universitas dalam menerima siswa baru termasuk atribut karakter positif (28,3 persen), esai dan contoh penulisan (18,9 persen), dan minat yang ditunjukkan ke universitas (15,7 persen).

Guskey, yang juga penulis keterampilan hidup untuk semua pelajar dengan Antarina SF Amir, menambahkan bahwa petugas penerimaan siswa baru sangat menghargai keterampilan hidup yang memainkan peran penting dalam keberhasilan siswa di perguruan tinggi dan dunia kerja.

“Seperti kemampuan untuk beradaptasi, berpikir kritis, berkolaborasi lintas budaya, dan berkontribusi pada masyarakat. Ini adalah hal-hal yang ingin diketahui oleh universitas terkemuka di dunia dan Institut Redea, tidak hanya dalam pengembangan keterampilan tetapi juga dalam penilaian dan perekaman dalam kartu laporan dan transkrip nilai. Ini luar biasa,” katanya.

Baca Juga: Peluang Terbuka Sekolah Garuda untuk Studi Anak Indonesia di Kampus Top Dunia

Selama kunjungannya ke Indonesia, Guskey bersama dengan Institut Redea juga mengunjungi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. CEO Redea Institute Antarina SF Amir mengatakan bahwa partainya terus berkomitmen untuk menemani orang tua sebagai mitra dalam membentuk pelajar seumur hidup dan pemimpin masa depan.

Reporter: Indriani
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB