Meta mengusulkan tawaran untuk membangun perangkat teknologi untuk militer AS

- Jurnalis

Senin, 2 Juni 2025 - 03:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) – Meta berlaku untuk penawaran untuk membangun perangkat Bisa dipakai Teknologi Canggih untuk Angkatan Darat Amerika Serikat dengan Perusahaan Pertahanan Palmer Luckey, Anduril Industries, menurut laporan Wall Street Journal.

Laporan Wall Street Journal Dikutip oleh Engadget pada hari Jumat (5/30) mengatakan bahwa proyek bernama Eagleeye memiliki nilai kontrak sekitar 100 juta dolar AS, meskipun belum diberikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek ini adalah bagian dari proyek perangkat Bisa dipakai Militer Angkatan Darat AS senilai 22 miliar dolar AS. Anduril menjadi vendor utama dalam proyek ini.

Eagleeye akan mencakup produk helm, kacamata pintar, dan perangkat Bisa dipakai Orang lain yang menyajikan teknologi realitas ditambahkan (Augmented reality/Ar) atau realitas virtual (Realitas virtual/Vr).

Perangkat ini dikabarkan dilengkapi dengan sensor yang dapat meningkatkan kemampuan pendengaran dan visi tentara.

Dalam pernyataannya, Meta CEO Mark Zuckerberg mengatakan teknologi itu akan digunakan untuk “melindungi kepentingan kami di rumah dan di luar negeri.”

Misalnya, teknologi ini dapat digunakan untuk mendeteksi Dengung Dari jarak jauh atau mengidentifikasi target tersembunyi.

Baca Juga: Meta Akan Mengotomatisasi Aplikasi Penilaian Risiko Aplikasi dengan AI

Perangkat Eagleeye juga akan memungkinkan tentara untuk berinteraksi dengan sistem senjata yang didukung oleh perangkat lunak otonom Anduril dan model kecerdasan buatan dari meta.

Anduril telah mendapatkan kontrak pemerintah senilai 6 miliar dolar AS secara global.

Palmer Luckey mengatakan bahwa dia telah berhasil meyakinkan banyak perusahaan teknologi besar, termasuk Meta, bahwa bekerja dengan militer adalah penting.

“Saya selalu mengatakan kita harus beralih dari menjadi polisi dunia ke toko senjata dunia,” kata Luckey dalam sebuah wawancara dengan CBS News.

Luckey adalah salah satu pendiri Oculus VR, perusahaan yang kemudian diakuisisi oleh Meta. Dia dipecat pada 2017 setelah diketahui menyumbangkan 10.000 dolar AS untuk kelompok yang membuat meme anti-hillary Clinton.

Baca Juga: Meta diprediksi menghasilkan triliunan rupiah dari produk AI generatif

Baca juga: Korea Selatan memberikan kekuatan pajak untuk investasi baru teknologi militer

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Maryati
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB