Lalu terus mengoordinasikan polisi nasional mengenai staf jaksa penusuk yang menusuk

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Kantor Kejaksaan Agung (AGO) terus berkoordinasi dengan Kepolisian Nasional dalam menangani kasus penikaman statistik pidana dan pusat teknologi informasi (Pusdakrimti) Kantor Jaksa Agung dengan inisial DSK di Depok, Jawa Barat.

“Terutama, kami telah melaporkan kepada polisi,” kata Jaksa Agung (St.) Burhanuddin di gedung kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Burhanuddin mengatakan bahwa partainya telah meminta data terkait dengan kasus penikaman ini.

“Jika ada data, kami akan mencarinya. Kami saling membantu,” katanya.

Pemimpin Korps Adhyaksa berharap bahwa para pelaku dapat segera ditangkap sehingga motif di balik tindakan tersebut dapat diketahui.

Selain itu, jaksa agung mengatakan bahwa ia akan memegang polisi nasional jika kasus serangan terhadap jaksa penuntut kembali muncul.

“Jika ya ada (serangan), kami akan meminta perlindungan kepada polisi nasional. Karena di Perpres 66/2025, ada dua, ada dua, Polisi Nasional dan TNI. Jika secara pribadi, benar, lebih dekat dengan polisi nasional,” katanya.

Diketahui, DSK menjadi korban penikaman yang tidak diketahui ketika dia ingin kembali ke rumahnya di kota Depok, Jawa Barat.

Kepala Kantor Jaksa Agung Pusat Informasi Hukum (Kapuspenkum) Kantor Jaksa Agung Harli Siregar mengungkapkan bahwa kronologi insiden penikaman dimulai ketika pada hari Jumat (5/23) sekitar 21:00 WIB, DSK memiliki perlindungan di sebuah kedai kopi karena hujan lebat.

Setelah hujan berhenti, DSK melanjutkan perjalanan. Namun, pada hari Sabtu (5/24) sekitar pukul 02.30 WIB, DSK menerima serangan dari penumpang sepeda motor ke arah yang berlawanan.

Serangan itu terjadi pada Jalan Pengasinan, Sawangan, Depok, dan sekitar 1 kilometer dari rumah DSK.

“Tiba -tiba dari depan ada dua orang yang mengendarai perjalanan segera mendekati DSK sambil meneriakkan 'kuas', sambil mengayunkan senjata tajam di pergelangan tangan DSK,” kata Kapuspenkum.

Setelah mengayunkan senjata yang tajam, para pelaku segera melaju sambil meneriakkan “Dead Lu”, lalu meninggalkan DSK.

Ketika DSK dibawa ke rumah sakit, dia melihat dua orang menonton pergerakan mobil yang membawa DSK ke rumah sakit. Namun, tujuan dan tujuan pergerakan kedua orang itu.

Sebagai akibat dari kejadian ini, DSK menderita cedera serius di pergelangan tangan kanan.

Kasus ini telah mendapat perhatian dari kantor polisi Depok Polisi Bojongsari dan polisi metropolitan Jakarta.

Baca juga: lalu menangkap buron yang diduga terkait dengan penikaman jaksa penuntut

Baca Juga: TII: Kerjasama TNI/Polri Pertahankan Kantor Kejaksaan setelah penikaman jaksa penikaman terjadi

Baca Juga: KPK Mengoptimalkan Unit Reaksi Cepat untuk Respons Kasus APH

Reporter: Nadia Putri Rahmani
Editor: Budi Suyanto
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB