Jakarta (-/JACX) -sebuah video yang diunggah di X menyatakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Penelitian, dan Teknologi (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan) untuk periode 2019-2024, Nadiem Makarim, telah dimasukkan dalam Daftar Pencarian Rakyat yang lalu (DPO).
Status DPO yang disematkan ke Nadiem diklaim sebagai akibat dari pengembangan kasus korupsi yang diduga dalam pengadaan Procokebook di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada 2019-2022.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Dengan kedok digitalisasi pendidikan 9,9 triliun menghilang …
Nadiem mengendus dan menjadi DPO kantor jaksa agung, mulutnya terasa di geng solo... !!, “kata isi narasi video yang diterbitkan di X.
Rekaman yang telah dilihat sebanyak tiga ribu kali juga menyebutkan bahwa Nadiem telah menjadi DPO sejak akhir Mei 2025.
Lalu, apakah benar bahwa yang lalu memasuki Nadiem dalam data korupsi DPO?
Penjelasan:
Dugaan korupsi pengadaan Chromebook pada 2019-2022 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menjadi salah satu kasus baru yang diselidiki oleh Kantor Kejaksaan Agung.
Yang lalu mencurigai bahwa ada formasi jahat dalam bentuk briefing dari tim teknis Kementerian Pendidikan dan Budaya, untuk membuat studi yang berkaitan dengan pengadaan bantuan peralatan yang terkait dengan pendidikan teknologi pada tahun 2020. Bahkan, pada saat itu penggunaan Chromebook tidak diperlukan.
Alasannya, pada tahun 2019, uji coba penggunaan 1.000 unit Chromebook dilakukan oleh Kemendikbudristek Pustekom, dan hasilnya tidak efektif.
Nadiem, sebagai pemimpin tertinggi dari Kementerian Penelitian dan Teknologi, ketika kasus tersebut terjadi, kemungkinan akan diperiksa oleh Kantor Kejaksaan Agung, kata kepala Pusat Informasi Hukum (Kapuspenkum) yang lalu Harli Siregar, seperti yang diterbitkan dalam berita ini.
Namun, Harli membantah penentuan Nadiem di DPO yang lalu.
“Kami tidak ada (Nadiem Makarim) DPO,” kata Kapuspenkum yang lalu Harli Siregar dalam laporan – ini.
Klaim: Jaksa Agung mengatur kasus korupsi laptop DPO Nadiem
Peringkat: Hoaks
Baca juga: lalu dalam 28 saksi terkait dengan kasus pengadaan Chromebook
Periksa fakta: Hoaks! Artikel disebut Nadiem untuk RP. 11 triliun uang korupsi dengan jokowi
Periksa Fakta: Disinformasi! Video Kantor Jaksa Agung Nadiem Makarim Apartment
Reporter: Tim JACX
Editor: Indriani
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










