JAKARTA (-) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat VII Saleh Partaonan Daulay mengingatkan pemerintah untuk mendukung dan memperhatikan industri manufaktur di Indonesia karena sektor ini dapat berkontribusi secara signifikan terhadap produk domestik bruto (PDB) dan ekspor nasional.
Dia menganggap bahwa keseimbangan perdagangan Indonesia dengan negara -negara lain sebagian besar ditentukan oleh sektor ini melalui produk industri manufaktur, yang diekspor ke negara lain.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sejauh ini, kami hanya tahu banyak barang impor. Sekarang saatnya bagi kami untuk berpikir bahwa barang -barang produksi Indonesia bereproduksi lebih banyak di pasar global,” kata Saleh ketika dihubungi di Jakarta pada hari Kamis.
Menurutnya, perbedaan dalam jumlah ekspor dan impor Indonesia ditentukan oleh nilai jumlah ekspor di luar.
Menurutnya, pemerintah juga harus memperhatikan bahwa industri manufaktur mampu menciptakan jutaan lapangan kerja bagi masyarakat.
Dari sektor ini, ia menganggap bahwa ada pekerjaan yang diciptakan secara langsung atau tidak langsung Efek Pengganda dari jaringan distribusi produk.
Artinya, katanya, sektor industri manufaktur jelas sangat mampu membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja dan daya beli masyarakat.
Selain itu, ia meminta pemerintah untuk mendukung upaya industri manufaktur untuk tetap hidup di tengah persaingan pasar global yang semakin kompetitif.
Karena dalam beberapa hari terakhir, ia mendapat informasi bahwa ada beberapa perusahaan yang mengalami kesulitan mendapatkan bahan baku, misalnya industri pulp dan kertas, industri keramik, dan beberapa industri lainnya.
“Jika bahan baku tambahan terbatas terbatas, itu pasti akan mengurangi produksi mereka,” katanya.
Untuk alasan ini, menurutnya, pemerintah harus mendengar masalah yang dialami oleh sektor industri manufaktur.
Dia meminta agar tidak ada kebijakan pemerintah yang benar -benar memperumit dunia bisnis.
“Sebaliknya, pemerintah diharapkan memberikan kenyamanan sehingga investasi di Indonesia menjadi lebih baik dan meningkat,” katanya.
/
Baca Juga: Kementerian Industri: Manufaktur tetap memperluas pekerjaan dalam fase kontraksi
Baca Juga: Kementerian Industri Merancang Aturan Darat Industri tertentu untuk Pembangunan Pacu
Reporter: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Hisar Sitanggang
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










