Adian Napituupulu menyebut PDIP paling populer karena kepercayaan orang -orang

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 08:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) -Hairman dari PDI Perjuangan DPP (PDIP) Adian Napituupulu menilai bahwa PDIP menjadi partai paling populer karena kepercayaan orang-orang di PDIP dan membuktikan nilai-nilai dari perjuangan yang diwarisi oleh Bung Karno dan memperjuangkan orang-orang di dalam hati-hati Meegawati Soekarn yang diwarisi oleh Bung Karnop dan memperjuangkan orang-orang di Megawati.

Ini disampaikan oleh Adian dalam menanggapi hasil survei terbaru dari Opsi Politik Indonesia (IPO) yang menempatkan PDIP sebagai partai paling populer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menyampaikan apresiasi tertinggi kami kepada semua kader, simpatisan, dan orang -orang Indonesia yang terus mempercayai PDIP sebagai garis depan perjuangan untuk keadilan sosial, demokrasi, dan kedaulatan bangsa,” kata Adian dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Selasa.

Dia menegaskan bahwa hasil survei ini tidak hanya tentang pemilihan, tetapi juga tentang komitmen PDIP untuk terus mempertahankan kepentingan orang -orang kecil, memajukan ekonomi rakyat, dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi negara.

Baca Juga: PDIP: Kongres hanya perlu mengkonfirmasi megawati sebagai ketua umum

Adian juga menyoroti peran sentral Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bersama dengan Sekretaris Jenderal Hasto Kristiyanto yang selalu mengingatkan bahwa PDIP bukan hanya sebuah partai politik, tetapi rumah perjuangan untuk semua orang Indonesia yang menginginkan keadilan dan kemakmuran.

“Hasil survei ini membuktikan bahwa pesan Mrs. Mega terus bergema. Orang-orang melihat konsistensi PDIP dalam menolak politik transaksional, melawan oligarki, dan memperjuangkan kebijakan pro-orang seperti reformasi agraria, pendidikan berkualitas, dan perlindungan MSM,” katanya.

Survei IPO juga menunjukkan Partai Mandat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan yang makmur (PKS) termasuk dalam lima besar partai paling populer.

Menanggapi ini, Adian menyatakan bahwa PDIP menghargai dinamika demokrasi yang sehat.

Namun, ia mengingatkan bahwa popularitas harus disertai dengan integritas dan ketulusan untuk memperjuangkan orang -orang.

“Jangan biarkan popularitas hanya menjadi alat untuk kepentingan pragmatis saja,” katanya.

Untuk semua kader PDIP, Adian menyarankan agar hasil survei ini digunakan sebagai cambuk untuk bekerja lebih keras.

Dia mengingatkan bahwa partai itu tidak boleh berpuas diri, mengingat bahwa tantangan di masa depan masih besar, terutama dalam berurusan dengan politik uang, Hoaks, dan upaya untuk melemahkan demokrasi.

“PDIP harus tetap menjadi pelopor perubahan, mengawasi tugas mewujudkan isi Konstitusi 1945,” katanya.

Adian juga mengundang semua elemen bangsa untuk bersatu di bawah nilai -nilai Pancasila.

“Jangan biarkan politik pertempuran domba dan kepentingan asing merusak persatuan kita. PDIP siap memimpin dengan contoh, kesederhanaan, dan pekerjaan nyata bagi rakyat,” pungkas Adian.

Dia kemudian menutup pernyataannya dengan panggilan khas: “Kehidupan orang -orang Indonesia! Kehidupan PDIP! Bersama dengan Megawati, Indonesia menang!”

Baca juga: Puan menekankan partai yang memenangkan pemilihan memiliki hak untuk mendapatkan kursi pembicara DPR

Baca Juga: Politisi PDIP Menghargai dukungan orang -orang Indonesia untuk PDIP

Baca Juga: IPO Nilai tindakan politik Zulhas memiliki dampak yang baik pada pemilihan PAN

Reporter: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Laode Masrafi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB