320 alat bantu fisik telah disalurkan untuk cacat di Jakarta Barat

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga dapat meminta surat pengantar terlebih dahulu dari RT/RW tempat tinggalnya

Jakarta (-) – Sebanyak 320 alat bantu fisik (ABF) telah disalurkan ke penduduk cacat di Jakarta Barat tahun ini yang merupakan program layanan sosial setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas Sosial Jakarta Barat, Suprapto mengatakan bahwa distribusi ABF telah dilakukan secara bertahap sejak Senin (17/3) hingga hari ini.

Baca Juga: Pejalan Kaki di Jakarta Tidak Ramah Cacat

“ABF dalam bentuk alat bantu dengar 50 unit, 13 unit kursi roda anak -anak, dan 257 unit kursi roda dewasa,” kata Suprapto melalui pesan teks ke – di Jakarta, Rabu malam.

Distribusi ABF berlanjut hingga akhir 2025 karena masih ada 720 ABF yang tersedia melalui APBD tahun ini.

“Distribusi dilakukan sampai akhir 2025,” kata Suprapto.

Partai menuangkan dana RP1.1 miliar untuk pengadaan 720 ABF yang terdiri dari 460 kursi roda dan 260 alat bantu dengar.

Baca juga: SLB Negeri di Jakarta masih perlu ditambahkan

“RP1.1 miliar. Tampaknya tidak ada tambahan (alat bantu fisik) lagi tahun ini, karena (720) ada cukup banyak,” kata Suprapto.

Selain itu, Suprapto mengungkapkan bahwa penduduk yang cacat di Jakarta Barat dapat mengajukan bantuan dalam AIDS disabilitas kepada Sudinsos melalui RT/RW setempat.

“Warga dapat meminta surat pengantar terlebih dahulu dari RT/RW tempat dia tinggal,” kata Suprapto.

Suprapto mengatakan bahwa kemudian surat pengantar dari RT/RW akan dilanjutkan ke Kelurahan, dan Kelurahan akan mengeluarkan surat Pengantar Komunitas (PM1) yang ditujukan kepada Layanan Sosial (Sudinsos).

Baca juga: “Blok Panduan” yang berbahaya di Danau Dampelas telah ditingkatkan

“Setelah itu, Sudinos akan menetapkan kepala unit pelaksana (Kasatpel) di sub -distrik untuk mengunjungi penduduk yang cacat untuk memastikan kebenaran. Jika data sesuai maka ABF akan diberikan langsung kepada orang yang bersangkutan,” kata Suprapto.

Reporter: Redemplus elyonai berisiko syukur
Editor: Ganet Aerospace
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB