Wamensos: Sekolah Rakyat membutuhkan guru karakter dan empati

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang (-) – Wakil Menteri Urusan Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menekankan bahwa sekolah orang membutuhkan guru karakter dan memiliki empati untuk siswa yang berasal dari keluarga miskin.

“Kami akan mendidik guru sekolah orang yang harus memiliki empati untuk siswa yang berasal dari keluarga miskin,” kata Agus selama kunjungannya di Universitas PGRI di Semarang, Jawa Tengah, Selasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, ia melanjutkan, proses perekrutan sekolah orang Guri sudah dalam perhitungan kebutuhan dan penilaian.

“Kepala sekolah saat ini sedang dalam tahap wawancara. Kebutuhan guru masih dihitung untuk setiap wilayah,” tambahnya.

Selain itu, ia melanjutkan, para guru yang akan direkrut juga harus datang dari setiap wilayah sekolah rakyat.

Para siswa sekolah rakyat, menurutnya, akan mendapatkan pelajaran tentang sains formal dan pendidikan karakter nasional, agama, dan sosial.

Harapan, katanya, siswa yang lulus kemudian akan memiliki pengetahuan, kecerdasan, karakter, dan keterampilan.

Dia menambahkan bahwa hingga sekarang ada 65 sekolah orang yang tersebar di berbagai daerah yang siap untuk dimulai pada Juli 2025.

“Dari 100 sekolah orang yang diminta oleh Presiden, 65 sekolah siap dibuka pada bulan Juli, sisanya akan selesai sampai akhir 2025,” katanya.

Dia menambahkan bahwa presiden juga meminta agar fasilitas sekolah umum harus diberikan yang terbaik dan terhebat.

Baca Juga: Kementerian Koperasi Kementerian Boyolali memperkuat pengentasan kemiskinan

Baca Juga: Menteri Pekerjaan Umum: Total Anggaran Tahap I dan II Rakyat Rp10 Triliun

Baca Juga: Kementerian Sosial: Sekolah Rakyat di Maluku Utara Mulai Menerima Siswa Tahun Ini

Reporter: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Triono Subagyo
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB