Wamenkomdigi mendorong pers dan industri media mencari model bisnis baru

- Jurnalis

Minggu, 4 Mei 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mendorong para pemain industri media dan pers untuk mencari model bisnis baru di tengah dominasi platform digital dalam distribusi informasi dan perubahan dalam perilaku orang untuk mengonsumsi informasi lebih lanjut melalui media sosial.

“Jadi bagaimana menemukan model bisnis baru untuk pers saat ini sehingga dapat tumbuh kuat, sehat dan dapat menjalankan tugasnya sebagai pilar demokrasi keempat,” katanya melalui pernyataan resmi, Minggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ekspresi ini adalah bentuk perhatian khusus pada keberlanjutan media nasional. Menurut Nezar, ada banyak peluang untuk model bisnis baru yang dapat diambil oleh pemain industri media nasional.

Baca Juga: Wamenkomdigi Mendorong Platform Digital Mendukung Jurnalisme Kualitas

Salah satu model bisnis, menurutnya, adalah dalam bentuk kolaborasi konkret untuk mencegah munculnya informasi yang salah, disinformasi dan Hoaks yang menyebar melalui platform media sosial.

“Selain platform media sosial, banyak teknologi baru bermunculan seperti Kecerdasan buatan (Kecerdasan buatan) yang bisa menjadi ancaman dan peluang, “tambahnya.

Ini diungkapkan oleh Wamenkomdigi juga bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kebebasan Pers Dunia yang diperingati pada 3 Mei setiap tahun, menjadi kesempatan bagi media nasional untuk menjaga jurnalisme berkualitas di tengah -tengah serangan teknologi.

Baca Juga: KTP2JB Meluncurkan Pedoman untuk Implementasi Hak Penerbit Perpres

Dia menegaskan, pemerintah telah mengeluarkan peraturan presiden nomor 32 tahun 2024 tentang tanggung jawab perusahaan digital untuk mendukung jurnalisme berkualitas.

“Pemerintah mencoba menyeimbangkan hubungan antara media yang membawa jurnalisme dan platform berkualitas, itulah sebabnya kami berharap ini dapat dijalankan setidaknya dapat membuat media bertahan di tengah -tengah serangan teknologi ini,” kata Nezar.

Baca juga: Indonesia memperkuat posisi dalam transformasi digital global melalui SEDP

Selain itu, ia juga berempati dengan badai penghentian pekerjaan (PHK) yang terjadi dalam bisnis industri pers dengan harapan masalah ini dapat diselesaikan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Model yang paling tepat harusLatihanharus dicoba. Pilihannya adalah apakah Anda ingin mandiri dari proses platform ini atau bersama -sama dengan platform untuk berkolaborasi untuk menumbuhkan hubungan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa depan, “kata Nezar Patria.

Baca Juga: Wakil Menteri Nezar mengungkapkan tantangan yang perlu diantisipasi dari teknologi AI

Reporter: Pamela Sakina
Editor: Siti Zulaikha
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB