Wakil Presiden AS memperingatkan potensi konflik regional di Asia Selatan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ISTANBUL (-) – Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance, mengingatkan potensi untuk terjadinya “konflik regional yang lebih luas” di Asia Selatan di tengah ketegangan pemanasan antara dua negara senjata nuklir, India dan Pakistan.

“Harapan kami adalah bahwa India menanggapi serangan teroris dengan cara yang tidak memicu konflik regional yang lebih besar,” kata Vance dalam sebuah wawancara dengan Fox News pada Kamis malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu mengacu pada peningkatan ketegangan antara New Delhi dan Islamabad sejak 22 April, ketika sekelompok pria bersenjata yang tidak dikenal menewaskan 26 orang di daerah wisata Pahalgam, Kashmir dikelola oleh India.

Pemerintah India menuduh serangan memiliki “tautan silang -besar”, yang mengarah ke Pakistan sebagai pihak yang bertanggung jawab. Namun, Islamabad membantah tuduhan itu dan menawarkan penyelidikan netral dengan melibatkan pihak ketiga.

“Kami berharap, terus terang, jika Pakistan memang memiliki bagian, mereka ingin bekerja dengan India untuk memastikan bahwa teroris yang kadang -kadang beroperasi di daerah mereka dapat diburu dan ditindaklanjuti,” kata Vance. Dia menambahkan bahwa AS menetapkan “komunikasi erat dengan teman -teman” di kedua negara.

Pemerintah Washington juga menyerukan agar kedua negara menahan diri dan mengurangi ketegangan. Dalam sepuluh hari terakhir, India dan Pakistan secara agresif melakukan kontak diplomatik dengan negara sekutu masing -masing.

Sumber: Anadolu

Baca Juga: Kashmir Hatches, India-Pakistan diminta untuk menerima mediasi PBB

Baca juga: China Hope India dan Pakistan menahan diri dari konflik di Kashmir

Baca juga: Türkiye menyangkal mengirim senjata ke Pakistan

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Primayanti
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB