Universitas Tokyo Siap mengakomodasi mahasiswa asing dari Harvard

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TOKYO (-) – Universitas Tokyo sedang mempertimbangkan kemungkinan menerima mahasiswa internasional dari Universitas Harvard di Amerika Serikat untuk sementara waktu, Kyodo melaporkan pada hari Senin.

Langkah itu diambil setelah pemerintah AS mengeluarkan kebijakan yang melarang universitas terkemuka menerima mahasiswa asing.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya pada tahun 2022, Universitas Tokyo telah meluncurkan program serupa untuk mengakomodasi para peneliti dan siswa yang studinya dihentikan karena invasi Rusia ke Ukraina. Program ini menyediakan laboratorium penelitian dan akomodasi gratis.

Di situs webnya, Tokyo University mengatakan bahwa sampai akhir Maret 2024, lebih dari 30 siswa dan peneliti telah diterima dalam program ini. Selain dukungan keuangan, mereka juga menyediakan pelajaran bahasa Jepang dan layanan konseling.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mencabut sertifikasi Harvard untuk “Program Pengunjung Mahasiswa dan Pertukaran” (SEVP) yang secara efektif melarang universitas menerima siswa baru dari negara lain.

Siswa asing yang belajar di sana juga diminta untuk pindah agar tidak kehilangan status hukum mereka. Namun, mereka diharapkan tetap terdaftar di Harvard berdasarkan Pengadilan Distrik Federal AS sementara.

Universitas Tokyo mengatakan bahwa dia masih terus mengeksplorasi rencana untuk menerima mahasiswa Harvard.

Baca Juga: Pemerintah Trump mencabut izin Harvard untuk menerima siswa asing

Baca Juga: Cina: Larangan Siswa Asing untuk Harvard menghancurkan reputasi AS

Penerjemah: Anton Santoso
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB