Jakarta (-) – Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) dan Memorandum Perjanjian (MOA) National University Corporation University of Technology Tsukuba (NTUT) disaksikan oleh Duta Besar Indonesia untuk Jepang Heri Akhmadi.
Menurut kedutaan Indonesia dalam siaran pers Tokyo yang diterima di Jakarta pada hari Minggu, MoU dan MOA ditandatangani di Kedutaan Besar Indonesia di Tokyo pada 23 Mei 2025, dan kerja sama antara kedua universitas difokuskan pada pendidikan disabilitas, penelitian dan layanan masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami berharap Indonesia dapat mempelajari berbagai hal yang berkaitan dengan pendidikan inklusif dari Jepang. Di sisi lain siswa UPI dapat merasakan pendidikan inklusif di NTUT,” kata Duta Besar Heri Akhmadi.
Heri mengatakan bahwa kedutaan Indonesia di Tokyo menantikan implementasi kerja sama dan berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh sehingga kerja sama dapat berjalan dengan lancar.
“Saya berharap kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi kedua negara, terutama di bidang pendidikan inklusif. Semoga kerja sama ini akan menjadi awal dari banyak kolaborasi berkelanjutan di masa depan,” katanya.
Sementara itu, Presiden NTUT Yasushi Ishihara menyambut kerja sama kedua universitas sebagai pengembangan pendidikan untuk disabilitas.
“NTUT adalah salah satu universitas di Jepang yang berfokus pada pendidikan bagi para penyandang cacat, terutama disabilitas tuli dan bicara,” kata Ishihara.
Dia mengatakan bahwa partainya senang bekerja dengan universitas di Indonesia untuk mengembangkan pendidikan bagi para penyandang cacat sehingga partisipasi mereka dalam masyarakat meningkat.
Dinyatakan bahwa kerja sama antara UPI dan NTUT dimasukkan dalam kegiatan pertukaran dan kunjungan siswa, dosen dan karyawan. Selain itu, ada juga kunjungan profesor, kolaborasi penelitian dan kegiatan akademik, penelitian dan layanan masyarakat.
National University Corporation University of Technology Tsukuba (NTUT) adalah satu -satunya lembaga di Jepang yang menyelenggarakan pendidikan tinggi untuk orang tuli atau buta, di mana lembaga ini didirikan pada tahun 1987 dan diresmikan sebagai universitas pada tahun 2005.
Baca Juga: FKG UI yang dikoordinasi Tohoku University Japan Collaboration of Research & Education
Baca juga: Indonesia memperkuat kualitas penelitian melalui kerja sama dengan Jepang
Baca juga: Indonesia memperkenalkan potensi besar perdagangan karbon di Jepang
Reporter: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










