Washington, Moskow, Vatikan CI (-) -US Presiden Donald Trump memberi selamat kepada Kardinal Robert Francis Prevost yang dipilih sebagai Paus Gereja Katolik ke-267 dengan nama Leo XIV selama PAYA.
Prevost adalah paus pertama dari Amerika Serikat yang dipilih melalui konklaf kepausan di Kapel Sistina, Vatikan pada hari Kamis untuk menemukan pengganti almarhum Paus Francis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selamat kepada Kardinal Robert Francis Prevost, yang baru saja dinobatkan sebagai Paus. Suatu kehormatan mengetahui bahwa ia adalah Paus Amerika pertama,” tulis Trump di platform media sosialnya, Truth Social.
“Ini benar -benar menggembirakan, dan merupakan kehormatan besar bagi negara kita. Saya berharap dapat bertemu Paus Leo XIV. Ini akan menjadi momen yang sangat bermakna!” Kata Trump, tambah.
Baca juga: Kardinal Robert Prevost terpilih sebagai paus pertama AS
Baca juga: Paus Gereja Katolik ke -267 yang dipilih dalam pemungutan suara keempat
Pernyataan serupa disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, yang percaya bahwa dengan pemilihan Paus Leo XIV, dialog konstruktif antara Rusia dan Vatikan akan terus berkembang berdasarkan nilai -nilai Kristen.
“Kepada Yang Mulia Paus Leo XIV: Yang Mulia, terima salam ucapan selamat saya yang tulus untuk pemilihan Anda. Saya yakin bahwa dialog dan interaksi yang konstruktif yang ada antara Rusia dan Vatikan akan terus berkembang berdasarkan nilai -nilai Kristen yang menyatukan kita,” kata Putin dalam pesannya.
Putin juga berdoa untuk sukses dalam memenuhi misi besar yang dipercayakan kepada paus, serta kesehatan dan kemakmuran yang baik.
Sementara itu, dalam pidato pertamanya setelah pengumuman sebagai paus baru untuk 1,4 miliar orang Katolik Bergama di seluruh dunia, Leo XIV berdoa untuk perdamaian dan mengundang orang -orang untuk percaya membangun jembatan dialog.
“Bantu kami membangun jembatan dialog yang bersatu untuk menjadi orang -orang di dunia selamanya,” kata Paus Leo XIV, yang berbicara di loggia Basilika St. Peter, Vatikan.
69 tahun, Paus Leo XIV berasal dari Chicago dan telah lama melayani di Peru.
Uskup Amerika – yang fasih berbahasa Spanyol, Portugis, Italia, dan Prancis – telah menunjukkan perhatian khusus kepada orang -orang dan migran yang terpinggirkan di Peru, yang sangat dihargai oleh Francis.
Dia hanya ditunjuk sebagai kardinal oleh almarhum Paus Francis pada tahun 2023.
Sumber: Sputnik/Ria Novosti
Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: D.DJ. Kliwantoro
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










