South Oku Cross Road A yang runtuh 51 meter, BPBD: Lakukan keamanan

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat ini intensitas hujan masih tinggi dan berpotensi memicu bencana berikutnya

Muaradua (-) – Cross Road di Desa Katang, Distrik Kisam Tinggi, Ogan Komering Ulu Regency (OKU), Sumatra Selatan, telah runtuh sepanjang 51 meter untuk mengancam keamanan pengemudi bermotor yang melintasi jalur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Divisi Darurat dan Logistik Badan Manajemen Bencana Selatan (BPBD) South Oku Heri Pramono di Muaradua pada hari Sabtu mengatakan curah hujan tinggi yang terjadi pada hari Jumat (5/16) pada pukul 08:00 yang menyebabkan jalan utama runtuh di dua titik di desa setempat.

“Mendapatkan laporan dari masyarakat, kami pindah untuk melakukan survei dan studi cepat untuk menilai tingkat kerusakan dan potensi bencana lebih lanjut,” katanya.

Tim Oku BPBD Selatan bersama dengan kantor PUPR langsung ke lapangan dan menemukan bahwa dua titik jalan yang terpengaruh cukup parah.

Titik pertama jalan runtuh sepanjang 35 meter, lebar empat meter dengan ketinggian hingga empat meter.

Baca Juga: Evakuasi BPBD Oku Selatan Tanah Longsor dan Pohon tumbang di desa Manduriang

Sementara itu, pada titik kedua di desa yang sama jalannya runtuh sepanjang 51 meter, lebar 3,5 meter dengan ketinggian empat meter.

“Kondisi mayat di lokasi yang runtuh dinyatakan berbahaya dan tidak cocok untuk dilewati oleh dua kendaraan roda atau empat roda,” katanya.

Tim Oku BPBD Selatan di lapangan telah memasang jalur polisi sebagai langkah pertama keamanan, sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari agensi yang relevan.

Sementara itu, South Oku Regent Abusama sebelumnya mengingatkan masyarakat, terutama mereka yang tinggal di daerah berbukit dan dekat daerah aliran sungai (DAS) untuk lebih waspada untuk menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan bencana alam.

Baca Juga: BPBD: Waspada Extreme Selatan Oku Cuaca, Berpotensi Banjir & Tanah Longsor

“Saat ini intensitas hujan masih tinggi dan memiliki potensi untuk memicu bencana berikutnya,” kata bupati.

Pemerintah Kabupaten Oku Selatan akan terus memantau dan mempercepat penanganan bencana yang terjadi untuk mengantisipasi korban.

“Komunitas juga diminta untuk segera melaporkan apakah mereka menemukan retakan di tanah, pohon tumbang, atau tanda -tanda potensi tanah longsor di lingkungan masing -masing,” katanya.

Baca Juga: Oku South BPBD Membersihkan Tanah Longsor di Jalan TALANG DUKU Desa

Baca Juga: Kabupaten Oku Selatan Mengatur Status Peringatan Darurat Banjir dan Tanah Longsor

Reporter: Edo Purmana
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB