SAR menemukan balita menyeret banjir di Samarinda setelah dua hari

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 00:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban ditemukan tewas setelah dua hari mencari oleh elemen SAR gabungan

Samarinda (-)-Tim Pencarian dan Penyelamat Gabungan (SAR) dari beberapa elemen akhirnya berhasil menemukan satu balita, seorang pria atas nama Nabil Sarim (2 tahun) yang diseret dengan banjir di geng Saka, Jalan P. Suryanata, desa Bukit Pinang, Samarinda, Kalimantan Timur, di A State.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami juga belasungkawa dan berdoa kepada keluarga para korban untuk tabah. Korban ditemukan tewas setelah dua hari pencarian oleh elemen SAR gabungan,” kata komandan tim operasi SAR Riqi Efendi di Samarinda pada hari Selasa.

Korban ditemukan pada hari Selasa (5/14) oleh tim SAR gabungan dalam radius sekitar 20 meter dari tempat kejadian. Setelah ditemukan, korban segera dievakuasi dan diserahkan kepada keluarga korban.

Dia menjelaskan bahwa proses pencarian cukup menantang karena arus sungai sangat berat dan air sangat keruh, tetapi berkat kerja sama dan sinergi semua pihak, korban akhirnya ditemukan.

Baca juga: Tim SAR berhasil menemukan semua tanah longsor di Samarinda

“Kami berasal dari Basarnas dan semua potensi SAR yang terlibat dalam berterima kasih kepada masyarakat dan keluarga yang membantu, dengan korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan semua elemen dikembalikan ke unit masing -masing,” katanya.

Sebelumnya, kepala kantor Balikpapan SAR Dody Setiawan menjelaskan bahwa pencarian itu dilakukan dengan metode penyapuan manual di sepanjang tepi sungai ke hilir. Kondisi sungai terlalu sempit sehingga menghambat penggunaan kapal karet.

Berdasarkan saksi mengatakan, insiden itu dimulai pada hari Senin, 12 Mei 2025 pukul 14.21 Wita setelah hujan lebat, ketika korban bermain di teras bersama ayahnya yang membersihkan halaman.

Baca juga: Sar Samarinda menemukan korban tanah longsor dua ucapan selamat dan dua orang meninggal

Tetapi tanpa sadar oleh ayahnya, korban jatuh dan segera terbawa oleh arus banjir yang cepat di depan rumah.

Upaya pencarian awal dilakukan oleh keluarga dan komunitas, tetapi belum menghasilkan hasil, sehingga kemudian dari keluarga melaporkan kejadian ini.

“Laporan resmi diterima oleh Badan SAR Nasional Kalimantan Timur (Basarnas) di 16,50 Wita melalui reporter atas nama Ms. Erna,” kata Dody.

Kemudian tim penyelamat kantor Balikpapan SAR pindah ke tempat kejadian pada pukul 17.10 Wita, tiba di tempat kejadian pada pukul 20.30 Wita, kemudian melakukan pencarian, sampai akhirnya hari Selasa ini berhasil menemukan korban.

Baca Juga: Tim SAR Mencari anak -anak tenggelam di Sungai Samarinda

Reporter: M.Ghofar
Editor: Risbiani Fardaniah
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB