Polisi Regional Situbondo menangani dugaan pembakaran anak 10 tahun yang sudah lama oleh temannya

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain diklarifikasi oleh penyelidik PPA, empat anak juga menunjukkan ketika melakukan tindakan penganiayaan terhadap para korban,

SITUBONDO (-) – Unit Investigasi Kriminal (Satreskrim) dari Polisi Resort Situbondo, Jawa Timur, menangani kasus dugaan pembakaran siswa sekolah dasar oleh empat teman korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Unit Investigasi Kriminal Situbondo AKP Agung Hartawan mengklaim telah memanggil empat pelaku anak di bawah umur dan ditemani oleh orang tuanya untuk mengeksplorasi dugaan penganiayaan parah yang menimpa para korban inisial AQ (10).

“Selain diklarifikasi oleh penyelidik PPA, empat anak juga menunjukkan ketika melakukan tindakan penganiayaan terhadap para korban,” katanya kepada wartawan di Situbondo, Jawa Timur, Selasa.

Informasi diperoleh antara wanita dan penyelidik perlindungan anak atau polisi PPA Situbondo memanggil empat anak yang diduga membakar korban menderita luka bakar serius di wajah dan tubuh korban.

Baca Juga: Pidana kemarin, penganiayaan anak -anak terhadap pria yang dianiaya

Sitreskrim Women and Children Investigators (PPA) Investigasi Kriminal Polisi Situbondo, memanggil empat tersangka anak -anak yang membakar teman -teman mereka, mengakibatkan korban AQ menderita luka bakar serius di wajah, baik tangan maupun di dada ke perutnya.

Korban yang masih di sekolah dasar kelas IV dibakar oleh empat teman sebayanya dan saat ini sedang dirawat di ICU RSUD Dr. Abdoer Rahem Situbondo.

Insiden pembakaran korban terjadi di depan rumah salah satu dari empat teman korban pada hari Senin (12/5) kemarin.

Pada waktu itu korban mengucapkan selamat tinggal kepada orang tuanya untuk membeli makanan, dan dalam perjalanan korban dipanggil oleh empat temannya.

Baca Juga: Komnas Pa mengungkapkan kondisi para korban pemuda pelecehan seksual di Cirebon

Tidak lama kemudian, salah satu korban korban melemparkan sebotol sepitus atau etanol sebelum dibakar, sehingga wajah dan bagian tubuh korban dibakar.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB