Peziarah diminta untuk memperhatikan batas waktu untuk konsumsi makanan agar tidak basi

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 07:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Segera dikonsumsi setelah menerima makanan

Jakarta (-) – The Haji Organizing Officer (PPIH) meminta para peziarah para peziarah Indonesia untuk memperhatikan batas waktu untuk konsumsi makanan yang disediakan, karena dikhawatirkan basi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan konsumsi makanan melewati tenggat waktu sebagaimana dinyatakan dalam kemasan makanan,” kata kepala hubungan masyarakat dan komunikasi publik dari Kementerian Agama Akhmad Fauzin di Jakarta pada hari Sabtu.

Fauzin mengatakan bahwa sementara di Tanah Suci pemerintah menyediakan layanan konsumsi tiga kali setiap hari, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam.

Menu makanan bervariasi setiap hari dengan menu rasa Nusantara. Setiap makanan didistribusikan ke setiap peziarah hotel sebelum makan waktu tiba.

Sarapan mulai didistribusikan 05:00 hingga 08:00 adalah. Makan siang dimulai 12: 00-14: 00 adalah. Makan 17: 00-19: 00 adalah. Dalam kemasan ada juga batas waktu untuk makanan aman untuk dikonsumsi.

Baca Juga: Kementerian Agama memastikan bahwa layanan konsumsi harus sesuai dengan kebutuhan peziarah

“Segera dikonsumsi setelah menerima makanan,” katanya.

Dia juga meminta peziarah untuk segera melapor kepada petugas jika mereka menemukan makanan yang ditunjukkan basi.

Sebelumnya, Inspektorat Jenderal Kementerian Agama terus memantau dan mengevaluasi kualitas layanan haji yang diberikan kepada para peziarah Indonesia, salah satunya dalam hal konsumsi yang harus sesuai dengan kebutuhan peziarah.

“Komitmen kami adalah untuk memastikan bahwa setiap peziarah mendapatkan layanan konsumsi yang layak, sehat, dan menurut kebutuhan peziarah,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Agama Khairunas.

Baca Juga: BPKH Limited: The Taste of Indonesia dalam setiap suap makanan untuk peziarah

Khairunas mengatakan bahwa partainya menerima masukan dari para penyembah yang terkait dengan kualitas makanan yang disajikan.

Beberapa dari mereka mengeluh tentang tekstur nasi yang kurang lembut, rasa makanan terlalu pedas, dan menu yang belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan para penyembah lansia (lansia).

Setelah menemukan laporan itu, katanya, Komite Pengorganisasian Haji Arab Saudi (PPIH) segera terkoordinasi secara intensif dengan dapur katering untuk segera melakukan perbaikan.

Baca Juga: Kkhi Makkah menyediakan layanan gizi untuk peziarah kepada peziarah

Reporter: ASEP Firmansyah
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB